Pengemudi Tuk Tuk Turut Terdampak Pandemi COVID-19. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream – Pariwisata menjadi salah satu sektor yang mengalami pukulan telak pandemi Covid-19. Dengan kebijakan lockdown dan aturan ketat, banyak masyarakat menunda untuk bepergian keluar kota atau keluar negeri hingga situasi dianggap sudah aman.
Salah satu sektor pendukung pariwisata yang mengalami pukulan ini adalah pengusaha angkutan.
Dikutip dari World of Buzz, Rabu 30 Juni 2021, pengemudi Tuk Tuk di Thailand selama ini mengandalkan upah dari membawa turis dari satu tempat ke tempat lain. Berkurangnya pelancong yang datang secara otomatis memukul penghasilan mereka.
Di tengah tekanan berat tersebut, para pengemudi TukTuk ini sedikit terbantu oleh aksi para fans K-Pop Negeri Gajah Putih itu.
Menurut laporan dari Reuters, pengemudi Tuk Tuk, Samran Thammasa, mengatakan kendaraannya nyaris kosong selama tahun lalu. Tapi, dia dibantu oleh para penggemar K-Pop.
Para penggemar K-Pop memasang iklan idola mereka di Tuk Tuk. Pengemudi yang kendaraannya dipasangi iklan, akan mendapatkan bayaran senilai 600 baht (Rp270.942) per bulan.
“ Mungkin tidak banyak bagi orang-orang, tapi ini sangat berarti bagi kami,” kata Thammasa.

Kini, para pengemudi Tuk Tuk bisa mengemudikan kendaraannya di sekitar kota dan berhenti ketika penggemar mengambil foto idola. Para pengemudi juga mendapatkan tips dari fans K-Pop.
Sekadar informasi, sebelum protes antipemerintah tahun 2020, para penggemar K-Pop di sana akan bersaing untuk membeli ruang iklan di perusahaan transportasi. Mereka percaya bahwa usaha kecil di bidang ini lebih layak untuk mendapatkan uangnya.