Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - CIMB Niaga meluncurkan pembiayaan kepemilikan rumah (PKR) iB Flexi. Produk ini merupakan pembiayaan properti berbasis syariah dengan akad musyarakah mutanaqisah yang menawarkan sejumlah keunggulan antara lain uang muka dan cicilan ringan dengan jangka waktu hingga 20 tahun.
Head of Consumer Lending CIMB Niaga Tony Tardjo menyatakan pihak CIMB Niaga tengah meningkatkan realisasi pembiayaan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Selain meluncurkan produk pembiayaan rumah syariah tersebut, berbagai promo lainnya pun diluncurkan, seperti skema bunga fixed/tetap yang kompetitif untuk pembelian properti melalui developer.
“Kami memahami kondisi perekonomian yang penuh tantangan saat ini, termasuk bagi industri properti. Untuk itu, kami terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada nasabah, salah satunya dengan menghadirkan skema bunga fixed/tetap yang kompetitif ini,” kata Tony dalam keterangan persnya, Kamis, 17 September 2015.
Skema bunga fixed ini tersedia dalam beberapa pilihan, yaitu fixed 1 tahun (bunga 8,50% per annum), 2 tahun (bunga 8,88% per annum), dan 3 tahun (bunga 9,00% per annum). Selain itu, tersedia juga dua pilihan bunga fixed menarik lainnya, yaitu 8,75% selama dua tahun pertama yang dilanjutkan menjadi 9,99% di tahun ketiga, atau pilihan kedua yaitu 9,5% fixed selama lima tahun pertama.
Setelah program berakhir, lanjut Tony, nasabah akan dikenakan suku bunga yang berlaku di pasar. Program ini berlangsung hingga 30 November 2015 yang dapat dimanfaatkan nasabah untuk tujuan pembelian dari seluruh developer yang bekerja sama dengan CIMB Niaga maupun take over (mengalihkan KPR ke CIMB Niaga).
"Melalui skema cicilan tetap setiap bulan ini, nasabah menjadi lebih mudah mengatur perencanaan keuangannya. Ini karena nasabah sudah mengetahui besarnya angsuran yang harus dibayarkan setiap bulannya, sehingga dapat menggunakan sisa dananya untuk keperluan lain," tandasnya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?