Covid-19 Mengganas Lagi, Atur Lagi Keuanganmu dengan 5 Cara Ini

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 5 Juli 2021 07:35
Covid-19 Mengganas Lagi, Atur Lagi Keuanganmu dengan 5 Cara Ini
Jangan sampai kamu dilanda kebingungan karena panik oleh pandemi Covid-19 dan dompet yang makin menipis.

Dream – Lonjakan kasus Covid-19 yang datang tanpa pemberitahuan semakin menyadarkan masyarakat untuk bersiap dalam kondisi darurat apapun. Di tengah ulah penjual yang menaikkan harga obat atau perlengkapan kesehatan karena kebutuhan yang meningkat, disitulah kita menyadari pentingnya pengelolaan keuangan.

Perencana Keuangan Lifepal, Aulia Akbar, menilai semua orang harus memiliki persiapan keuangan. Hal ini bertujuan untuk jaga-jaga kalau ada penyebaran virus mematikan yang meningkat.

Di awal 2021, sebagian dari kita mungkin sudah memulai kerja dari kantor (Work From Office/WFO) selama tiga, dua atau satu kali dalam sepekan. Dengan PPKM Darurat, kini sektor nonessensial diwajibkan menerapkan sistem bekerja dari rumah (Work from Home) secara penuh.

Nah agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah kecemasan kasus Covid-19 yang meningkat, berikut lima cara mengatur keuangan agar tenang menjalani masa penuh cobaan ini dikutip dari Lifepal, Senin 5 Juli 2021.

 

1 dari 5 halaman

Waspadai Pengeluaran Tak Terduga

WFH tentu bisa membantu untuk menghemat biaya transportasi, uang makan atau jajan. Namun di sisi lain pengeluaran rumah tangga ikut membengkak. Selama beraktivitas di rumah tentu biaya tagihan listrik akan melonjak karena banyak peralatan seperti lampu, kipas angin, AC, microwave, dan perangkat kerja lainnya yang dipakai seharian.

Selain listrik, pemakaian internet tentu menjadi kebutuhan yang harus tersedia saat WFH. Penggunaan paket internet berbasis kuota dari provider telekomunikasi tentu kurang efektif, dan bisa membuat pengeluaran Anda membengkak.

Akan lebih baik bagi kamu menggunakan internet fiber di rumah daripada memakai sistem kuota, dan menetapkan batas pengeluaran listrik demi menghemat biaya.

2 dari 5 halaman

Siapkan Dana Darurat

COVID-19 sudah terbukti mampu memberikan tekanan yang cukup berat dalam perekonomian. Tidak sedikit perusahaan-perusahaan yang mengalami penurunan laba karena terdampak pandemi yang sudah berlangsung sejak tahun 2020 ini.

Sebagai karyawan, potensi kita mengalami pengurangan pendapatan karena pemotongan gaji atau kehilangan kerja juga masih ada. Karena itu, penting bagi kita untuk mempersiapkan dana darurat.

Untuk amannya, sebaiknya kamu menyediakan dana darurat minimal enam kali pengeluaran bulanan.

 

3 dari 5 halaman

Memiliki Jaminan Kesehatan

Tidak semua dari kita beruntung mendapat fasilitas asuransi kesehatan dari tempat kerja. Kalau hanya dapat asuransi BPJS, ada baiknya memiliki asuransi swasta. Dua jaminan kesehatan ini bisa saling melengkapi.

BPJS Kesehatan menanggung hampir segala jenis penyakit dan tidak mengenal istilah pre-existing condition, namun asuransi kesehatan tentu bisa menjadi solusi bagi kamu untuk berobat secara praktis tanpa harus meminta rujukan dari dokter umum.

Kalau bujet terbatas, pertimbangkanlah untuk memiliki asuransi rawat inap terlebih dulu. Karena untuk rawat jalan, kamu bisa mengandalkan BPJS Ketenagakerjaan.

4 dari 5 halaman

Proteksi Asuransi Bagi Pencari Nafkah Utama

Bagi beberapa golongan masyarakat tertentu, COVID-19 juga bisa mendatangkan risiko kematian. Apabila orang-orang tersebut adalah pencari nafkah utama di keluarga, sangat penting untuk memastikan bahwa diri mereka telah memiliki asuransi jiwa.

Uang pertanggungan (UP) di asuransi jiwa akan cair, dan diterima para penerima manfaat apabila tertanggung kehilangan kemampuan mencari nafkah disebabkan meninggal dunia atau kehilangan fungsi anggota tubuh (cacat tetap total).

Lakukanlah perhitungan UP terlebih dulu lewat Kalkulator Uang Pertanggungan Lifepal, sebelum Anda memilih produk asuransi jiwa.

5 dari 5 halaman

Tambah Pendapatan

Dengan menambah pendapatan, kamu memiliki potensi untuk cepat terkumpulnya dana darurat, mudah membayar premi asuransi, serta berinvestasi. Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mencari pendapatan tambahan. Pertama, tentu saja dengan kerja sampingan dan yang kedua adalah investasi di instrumen pendapatan tetap.

Namun, tak ada salahnya juga bagi kamu untuk pindah kerja ke perusahaan baru demi penghasilan yang lebih tinggi.

Kalau pindah kerja adalah hal yang diprioritaskan, pastikan perusahaan tersebut tergolong sehat secara keuangan atau sektor usahanya tidak terlalu terdampak pandemi. Pastikan juga mereka akan memberikan jaminan kesehatan berupa asuransi kesehatan swasta untuk kamu dan anggota keluarga kalau perlu.

Beri Komentar