Debt Collector Edit Foto Porno untuk Takuti Nasabah Pinjol, Berapa Bayarannya?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 19 Oktober 2021 19:13
Debt Collector Edit Foto Porno untuk Takuti Nasabah Pinjol, Berapa Bayarannya?
Ini merupakan salah satu cara agar nasabah pinjol segera melunasi utangnya.

Dream – Ada berbagai cara yang dilakukan oleh penagih utang pinjaman online untuk menakut-nakuti nasabahnya. Salah satunya adalah menyebar foto porno berwajah muka nasabah.

Misalnya, karyawan pinjol yang bertugas menagih cicilan di Cipindoh, Tangerang, Banten, mengedit gambar porno foto nasabah. Tindakan ini merupakan inisiatif agar si debitur mau membayar.

“ Ini inisiatif kita sendiri, sih, kita edit biar dia mau bayar,” kata karyawan yang tak disebutkan namanya, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 19 Oktober 2021.

Cara ini dilakukan untuk “ meneror” debitur yang telat membayar cicilan. Kemudian, gambar itu dikirimkan ke WhatsApp si peminjam.

“ Nggak disebar ke mana-mana. Hanya ke kontak nasabah saja. Ini cuma buat nakut-nakutin doang,” kata dia.

Dikutip dari berbagai sumber, usut punya usut, ternyata debt collector yang mengedit foto ini mendapatkan bayaran untuk setiap foto porno berwajah debitur. Bayarannya sekitar Rp3 juta-Rp4 juta per bulan.

Salah satu penagih utang pinjol di Yogyakarta, AK, juga mengedit foto porno nasabah untuk menagih utang. Dia diimingi-imingi gaji 20 persen dari empat nasabah yang berhasil ditagih, dilansir dari Merdeka.com.

1 dari 4 halaman

Polisi Ungkap Cara Jahat Pinjol Ilegal Tagih Utang

Dream - Aparat Kepolisian menggerebek rumah kantor (rukan) yang menjadi tempat aktivitas pinjaman online ilegal di Green Lake City, Kecamatan Cipondok, Kota Tangerang, Banten, Kamis 14 Oktober 2021. Petugas mengamankan 32 orang yang bekerja di kantor tersebut.

Akun Instagram @poldametrojaya, membagikan rekaman saat polisi tengah melakukan penggerebekan di salah satu kantor usaha pinjaman online ilegal.

 

© Dream

 

" Ada 32 orang yang diamankan, akan kita bawa. Peran dan jabatannya akan disampaikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis 14 Oktober 2021.

Dalam konferensi pers tersebut, Yusril menyebutkan polisi mendapat laporan dari masyarakat soal kantor jasa pinjaman online ilegal tersebut. Hasil patroli siber polisi menemukan tempat usaha ilegal itu.

2 dari 4 halaman

Ancam dengan Gambar Porno

Penagihan pinjol© Instagram

Pihak pinjol juga melakukan penagihan dengan cara yang melanggar hukum. Selain menyebarkan data pribadi, mereka juga menggunakan gambar-gambar porno untuk mengancam target.

" Bahkan tadi ada yang kami lihat dan diancam dengan menampilkan gambar porno," jelas Yusri.

Aksi penggerebekan itu dilangsungkan sesuai instruksi Kapolri, sebab usaha ilegal itu semakin meresahkan warga.

" Di masa pandemi Covid-19 ini sangat merugikan masyarakat dan sangat meresahkan masyarakat. Bahkan banyak korban yang stres akibat adanya ancaman maupun tagihan yang ada. Ini langsung ditindak oleh krimsus," kata dia.

3 dari 4 halaman

Lokasi Penggerebekkan

Penggerebekan pinjol© Instagram

Yusril menambahkan, terdapat 4 tersangka utama di 4 lokasi berbeda. Untuk kantor di Green Lake, Cipondoh, digunakan oleh pekerja bagian penagihan.

" PMJ berhasil melakukan pengamanan terhadap 4 lokasi dan 4 tersangka utama. Yang di sini, ada 7 ruko dan 4 lantai," ungkap Yusri.

4 dari 4 halaman

Berikut Video Keterangan Pihak Polisi

      View this post on Instagram      

A post shared by Polda Metro Jaya (@poldametrojaya)

 

Beri Komentar