Elon Musk Kerja 17 Jam Sehari Tanpa Libur Sejak Beli Twitter: `Tidur, Bangun, Kerja`

Reporter : Okti Nur Alifia
Rabu, 9 November 2022 11:48
Elon Musk Kerja 17 Jam Sehari Tanpa Libur Sejak Beli Twitter: `Tidur, Bangun, Kerja`
Menurutnya, jam kerja yang awalnya 80 jam per minggu berubah menjadi 120 jam per minggu, yang jika dihitung setiap harinya Musk berkerja 17 jam.

Dream - Hidup dengan harta triliun tak membuat ‘orang terkaya di dunia’ Elon Musk bisa hidup santai. Sebaliknya, Musk harus memberikan 17 jam waktunya sehari untuk bekerja usai resmi membeli platform media sosial Twitter.

Elon Musk bahkan sampai mengakui tak punya hari libur karena beban kerjanya bertambah. Dia melakukan pembenahan untuk Twitter, hingga berdampak pada jam kerjanya.

Menurut Musk, jam kerja yang awalnya 80 jam per minggu kini berubah menjadi 120 jam per minggu, yang jika dihitung setiap harinya Musk berkerja 17 jam.

" Pekerjaanku meningkat dari sekitar 70 jam sampai 80 jam per minggu menjadi kemungkinan sekitar 120 jam," katanya dikutip dari Benzinga.

Tak mengherankan jika Musk begitu berambisi melakukan perubahan, dia dikenal sebagai sosok yang pekerja keras. Pria kelahiran Afrika Selatan ini juga memimpin perusahaan besar lainnya seperti Tesla, SpaceX, Neuralink, hingga Boring Company. 

1 dari 5 halaman

Saat ini kegiatannya hanyalah untuk tidur dan bekerja. " Pergi tidur, bangun, bekerja, pergi tidur, bekerja, melakukan hal itu 7 hari seminggu," ujarnya.

Menurutnya banyak hal yang harus ditangani perihal Twitter yang telah dibelinya seharga US$44 miliar atau sekitar Rp687 triliun itu. Karena dibandingkan Space X dan Tesla, masih banyak hal yang perlu dipikirkan.

" Jika Twitter sudah diletakkan di jalur yang benar, kupikir akan jauh lebih mudah untuk dikendalikan dibandingkan SpaceX atau Tesla," ungkap Elon Musk.



2 dari 5 halaman

Dikejar Deadline dari Elon Musk, Karyawan Twitter sampai Tidur di Lantai Ruang Rapat

Dream - Belum seminggu Elon Musk menjadi bos Twitter, warganet dihebohkan dengan foto yang menampilkan salah satu karyawannya yang tidur di lantai ruang rapat. Karyawan itu diduga diburu deadline, sehingga tidur di kantornya.

Karyawan dalam foto itu adalah Direktur Manajemen Produk, Esther Crawford. Dalam foto itu, wanita ini terlihat terbungkus dalam kantong tidur lengkap dengan penutup mata. Crawford tertidur di antara meja dan beberapa kursi.

Bersamaan dengan munculnya foto itu, beredar kabar bahwa Musk tengah mendorong karyawan Twitter untuk menerapkan perubahan sesuai dengan kebijakannya ke platform Twitter di bawah pekerjaan dengan deadline yang ketat.

“ Ketika kamu membutuhkan sesuatu dari bosmu di elon twitter,” bunyi postingan Manajer Produk Twitter Spaces, Evan Jones, yang mengunggah foto.

“ Ketika timmu bekerja keras untuk memenuhi deadline, terkadang kamu #SleepWhereYouWork,” bunyi re-tweet Crawford.

3 dari 5 halaman

Menurut New York Post, orang dalam mengungkap adanya pesan internal untuk para karyawan yang diharapkan untuk bekerja 24 jam dalam tujuh hari demi mencapai target yang ditentukan oleh Musk.

Musk menginginkan adanya perombakan proses verifikasi pengguna Twitter. Sebuah laporan mengatakan para pekerja khawatir mereka bisa kehilangan pekerjaan jika mereka tidak dapat menyelesaikan proyek pada akhir minggu. 

Foto tersebut tentu saja menuai respon yang beragam dari warganet. Melihat banyaknya balasan itu, Crawford kemudian memberikan penjelasan mengenai kondisinya. 

“ Saya akan menjelaskan: melakukan hal-hal sulit membutuhkan pengorbanan (waktu, energi, dll). Saya memiliki rekan satu tim di seluruh dunia yang berusaha untuk menghidupkan sesuatu yang baru, jadi penting bagi saya untuk muncul untuk mereka & menjaga agar tim tidak terblokir,” tulis Crawford pada postingan.

 

4 dari 5 halaman

" Saya bekerja dengan orang-orang yang luar biasa berbakat & ambisius di sini di Twitter dan hal dalam foto bukan momen yang normal. Kami kurang dari 1 minggu memasuki transisi bisnis & budaya besar-besaran. Orang-orang memberikannya di semua fungsi: produk, desain, eng, hukum, keuangan, pemasaran, dll," lanjutnya.

Mengenai tagar yang ia bubuhkan sebelumnya di re-tweet postingan Jones, Crawford menjelaskan bahwa itu hanyalah candaan yang ia ambil dari tagar asli mereka. 

“ Kami adalah #OneTeam dan kami menggunakan tagar #LoveWhereYouWork untuk menunjukkannya, itulah sebabnya saya me-retweet dengan #SleepWhereYouWork,” jelas Crawford.

“ Kami telah berada di tengah-tengah akuisisi publik yang gila selama berbulan-bulan tetapi kami terus berjalan & saya sangat bangga dengan kekuatan & ketahanan kami,” tambahnya. Menurut informasi, sosok Crawford tampaknya semakin menonjol sejak Twitter dipegang oleh Musk.

5 dari 5 halaman

Meskipun telah memberi penjelasan, foto Crawford masih terus menuai respon beragam, beberapa berpikir bahwa itu adalah hal yang buruk untuk dilakukan oleh salah seorang petinggi perusahaan. Beberapa juga mengkritik Musk karena telah membuat karyawannya tertidur di tengah pekerjaan.

“ Seorang manajer yang menghargai Anda atau keterampilan Anda tidak akan membuat Anda #SleepWhereYouWork untuk mempertahankan pekerjaan Anda,” bunyi balasan dari Manajer Editorial TechCrunch, Walter Thompson.

“ Ketika Anda bangga dengan kegagalan manajemen yang mencolok,” lanjutnya.

Musk sebelumnya juga pernah viral karena sering tertidur di lantai pabrik Tesla demi mencapai target. Ia mengaku tidak punya waktu untuk pulang dan mandi. Hal ini ia lakukan guna memastikan produksi Model 3 Tesla berjalan baik. 

Diketahui Musk resmi membeli Twitter dengan harga US$44 miliar atau Rp683 miliar. Pembelian ini telah melewati polemik berbulan-bulan sebelumnya, dimana Musk sempat membatalkan rencana akuisisi tersebut karena merasa Twitter tidak jujur mengenai jumlah pengguna bot dan akun palsu.

Laporan: Erdyandra Tri Sandiva

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More