Ilustrasi IHSG
Dream - Pasar modal Indonesia kembali dibuka melemah di tengah kekhawatiran pelaku pasar terhadap perlambatan ekonomi dunia. Beruntung, pelemahan kali ini berlangsung sesaat.
Pelaku pasar yang melihat indeks menyentuh level terendahnya akhirnya memutuskan melakukan aksi beli. Langkah ini mendorong bursa saham Indonesia kembali menembus zona hijau
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 14 Oktober 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 10,59 poin (0,22%) ke level 4.902,45.
Sebanyak 24 emiten di lantai bursa bergerak ke zona merah. Tercatat hanya 7 emiten yang menguat dari transaksi sebanyak 71.826 lembar saham senilai Rp 31,29 miliar
Pelemahan terus berlanjut di sesi pembukaan setelah IHSG kembali terkoreksi 11,60 poin (0,24%) ke level 4.901,44.
Melihat IHSG yang sudah jatuh cukup dalam, pemodal lokal pun memanfaatkan untuk membeli saham-saham yang sudah kemurahan. Aksi ini membuat IHSG loncat ke zona hijau.
Hingga 15 menit perdagangan, laju IHSG sudah kembali ke zona hijau. Penguatan berlangsung di kala asing masih terus melakukan aksi jual saham
IHSG tercatat sudah menguat 22,58 poin (0,46%) ke level 4.935,63. IHSG bahkan sempat menyentuh level tertinggi di 4.937,01.
Selain saham perdagangan yang masih melemah 0,03 persen, seluruh indeks saham juga sudah terangkat ke zona hijau. Penguatan dipimpin saham industri aneka dan industri dasar yang menguat 0,97 persen dan 0,99 persen.
Sayangnya, penguatan ini tak diikuti pemodal asing yang masih belum berani masuk pasar modal. Nett sell asing pagi ini mencapai Rp 43,82 miliar
Awal pergerakan di zona merah juga dialami dua indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia pagi ini terkoreksi 0,31 poin (0,2%) ke level 157.75.
ISSI juga melemah di sesi pembukaan setelah terpangkas 0,36 poin (0,23%) ke level 157,70.
Sebanyak 19 emiten syariah bergerak melemah dan hanya 4 yang mampu menembus zona hijau. Transaksi perdagangan melibatkan 52.778 lembar saham senilai Rp 1,68 miliar
Di jajaran saham bluechips syariah, indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga bergerak lemah. JII dibuka turun 1,52 poin (0,24%) ke level 645,71.
Transaksi perdangan tercatat melibatkan 47.587 dengan perputaran uang mencapai Rp 12,93 miliar
Sejumlah bursa saham regional pagi ini juga didominasi pelemahan dengan koreksi terdalam dialami Nikkei Jepang yang turun 1,84 persen, diikuti Hang Seng dan Strait Times masing-masing 0,09 persen.
Sementara bursa saham Korea Selatan dan Shanghai pagi ini sudah bergerak menguat dengan kenaikan tipis 0,27 persen dan 0 persen.
Sama dengan IHSG, indeks bursa saham utama Asia juga pelan-pelan beranjak ke zona hijau.
Kurs rupiah kembali bergerak melemah namun dengan koreksi tipis. Rupiah pagi ini berada di kisaran 12.187 per dolar AS atau turun 9 poin (0,07%).