Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Manusia hidup dengan takdirnya masing-masing. Semata karena kasih sayang Allah.
BACA JUGA: Takdir Muallaq Adalah Takdir Allah Karena Ikhtiar
Setiap hari, kita menerima takdir yang berbeda. Hari ini penuh kebahagiaan, sementara keesokan terasa begitu sulit.
Bahkan ketika sudah berhati-hati, kita tidak bisa menolak datangnya takdir yang tak diinginkan. Bisa saja kita jatuh dari kendaraan meski sudah waspada.
Takdir memang sudah digariskan, tetapi bukan berarti tidak bisa diubah. Jika menginginkan takdir yang baik, maka jalan satu-satunya adalah memohon kepada Allah.
Karena Allahlah yang mampu mengubah takdir. Allah akan memberikan takdir yang baik selama manusia bersungguh-sungguh dalam bertakwa.
Kita dapat berdoa dengan doa yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW kepada Aisyah RA. Doa ini terdapat dalam hadis riwayat Imam Ibnu Majah dan Imam Ahmad.

Allahumma inni as aluka minal khoiri kullihi 'ajilih wa ajilih ma 'alimtu minhu wa ma lam a'lam. Wa a'udzubika minasy syarri kullihi 'ajilih wa ajilih ma 'alimtu minhu wa ma lam a'lam. Allahumma inni as aluka min khoiri ma sa alaka 'abduka wa nabiyyuka muhammadin shallallahu 'alaihi wa sallam. Wa a'udhubika min syarri ma 'adza bihi 'abduka wa nabiyyuka. Allahumma inni as alukal jannah wa ma qarraba ilaiha min qaulin aw 'amal. wa 'audzubika minan nari wa ma qarraba ilaiha min qaulin aw 'amal. Wa as aluka an taj'ala kulla qadhain qadhaitahu li khaira.
Artinya,
" Ya Allah, aku memohon kepada-Mu semua kebaikan yang disegerakan maupun yang ditunda, apa yang aku ketahui maupun tidak aku ketahui. Aku berlindung kepada-Mu dari semua keburukan, baik yang disegerakan maupun yang ditunda, yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu dari kebaikan apa yang diminta oleh hamba dan Nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari apa yang diminta perlindungan oleh hamba dan nabi-Mu. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu surga dan apa yang mendekatkan kepadanya baik berupa ucapan maupun perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka dan apa yang mendekatkan kepadanya baik berupa ucapan atau perbuatan. Dan aku memohon kepada-Mu semua takdir yang Engkau tentukan baik untukku."
Dream - Di antara sekian banyak ayat Al-Qur'an, terselip beberapa ayat yang mengandung keistimewaan. Ayat-ayat itu dikenal dengan ayat sajdah.
Ayat ini dituliskan dengan tanda khusus. Bisa berupa tulisan kecil berbunyi as sajdah, bisa juga gambar kubah yang tercantum di akhir ayat.
Ayat sajdah berisi kalimat yang menyanjung kekuasaan Allah. Juga perintah untuk menyembah-Nya.
Ketika membaca atau mendengar ayat ini, kita dianjurkan untuk bersujud tilawah. Manfaatnya seperti disebutkan dalam sejumlah hadis yaitu setan menghindar dan menangis melihat orang yang sujud karena ayat sajdah.
Saat tilawah, doa yang dibaca adalah sebagai berikut. Doa ini diriwayatkan Imam Ahmad, Imam Abu Daud, Imam Hakim, Imam Tirmidzi dan Imam Nasa'i.

Sajada wajhiya lilladzi kholaqohu, wa showwarahu, wa syaqqo sam'ahu, wa bashorahu bi khaulihi wa quwwatihi fatabarakallahu ahsanul kholiqin.
Artinya,
" Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, yang membentuknya, dan yang memberi pendengaran dan penglihatan. Maha berkah Allah sebaik-baiknya pencipta."
Dream - Setiap muslim yang menunaikan sholat selalu dianjurkan untuk menjalaninya dengan khusyuk. Segala hal yang bisa menganggu harus disingkirkan lebih dulu.
Sayangnya tidak sedikit dari kita yang sulit mencapai kekhusyukan. Ketika takbiratul ikram, ada saja pikiran datang mengganggu.
Entah itu ingat letak barang yang dicari atau teringat jawaban tugas yang dikerjakan. Tidak jarang pula membayangkan hal-hal tertentu.
Sering kali pikiran yang tiba-tiba datang itu membuat kita lupa gerakan sholat. Paling sering terjadi adalah jumlah rakaat sholat yang sudah ditunaikan.
Ketika hal ini terjadi, kita dianjurkan untuk melaksanakan sujud sahwi sebelum salam. Sujud dilaksanakan dua kali dengan diselinggi duduk sebentar lalu ditutup salam.
Saat melaksanakan sujud sahwi, berikut doa yang dibaca. Doa tersebut diajarkan Rasulullah Muhammad SAW dalam hadis riwayat Imam Bukhari dari Abdullah bin Buhainah RA.

Subhana ma la yanamu wa la yashu
Artinya,
" Maha Suci Allah, Dzat yang tidak tidur dan tidak lupa."