Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Peluncuran Program Zakatnesia Yang Diinisiasi Oleh Dompet Dhuafa
Dream - Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia. Pada sensus 2010, umat Muslim menyentuh angka 87,17 persen dari total penduduk di Indonesia.
Dengan jumlah itu, tak salah jika target penerimaan zakat per tahunnya dapat mencapai angka Rp217 triliun. Tetapi, pada kenyataannya angka penerimaan zakat masih berada di kisaran Rp3,5 triliun.
Menurut Kasubdit Pemberdayaan Lembaga Zakat, Kementerian Agama, Juraidi Malkan, salah satu kelemahan dalam capaian target zakat itu karena banyak para pemberi zakat atau muzaki memilih memberikan zakatnya secara langsung.
" Kebanyakan yang terjadi di masyarakat kita ialah berzakat secara langsung," kata Juraidi, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Mei 2016.
Padahal, Juraidi menambahkan, memberikan zakat secara langsung memberi efek psikologis pada mustahiq. Bahkan dia menyebut, memberi zakat secara langsung dapat menurunkan harkat dan martabat mustahiq itu.
" Seolah harus ada timbal balik," ucap dia.
Untuk itu, Dompet Dhuafa mengampanyekan program Zakatnesia. Menurut Presiden Direktur Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini, program Zakatnesia dipilih sebagai upaya memberi kesadaran bagi masyarakat pentingnya zakat melalui lembaga amil zakat (LAZ) resmi.
Sebab, melalui LAZ resmi proses zakat tidak hanya sekadar ibadah, melainkan juga membantu proses pengentasan kemiskinan di Indonesia.
" Sebagai lembaga zakat, kami berupaya mengajak masyarakat bersama-sama berkontribusi terhadap Indonesia dengan zakat," kata Ahmad.
Untuk itu, Ahmad mengatakan, perlu ada upaya menjadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat. Dia berharap nama Zakatnesia dapat menembus segala lini sosial masyarakat.
" Kami berharap, zakatnesia akan menumbuhkan proses zakat sebagai lifestyle, yang begitu populer dan masif. Dengan berzakat, semoga Allah dapat memberikan berkah kepada bangsa ini," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya