Dulu Dihina Tetangga, Penjual Abon Itu Kini Beromzet Rp90 Juta Sebulan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 7 Juli 2020 18:33
Dulu Dihina Tetangga, Penjual Abon Itu Kini Beromzet Rp90 Juta Sebulan
Wanita itu harus menebalkan telinga. Abon produksinya kini merambah ke luar negeri.

Dream - Menjadi pengusaha memang tidak mudah. Tidak hanya tantangan pasar, para pengusaha juga harus kuat mental dan menebalkan telinga agar tahan dengan cibiran tetangga.

Dengarlah kisah Kenny Alkano, pemilik usaha Abon Nona Tuna. Sebelum sukses, Kenny diejek karena hanya berdagang abon, padahal pendidikannya tinggi.

Orang boleh saja menggunjing, tapi semangat Kenny justru semakin membaja. Dia terus bekerja keras memasarkan abon kreasinya hingga bisa diterima pasar dan menjadi produk yang dicari masyarakat.

Lihatlah hasilnya. Kini Kenny sudah punya reseller hingga ke luar negeri. Sebab, 80 persen penjualan produk abon tuna ini dipasarkan melalui digital atau online.

" Tuna itu memiliki protein yang tinggi dan kandungan vitamin yang melimpah. Produk saya juga sudah diuji laboratorium," kata Kenny, dikutip dari Liputan6.com.

1 dari 1 halaman

" Pemasaran produk saya 80 persen melalui digital. Saya sudah mengirim ke seluruh Indonesia, bahkan produk tuna ini sudah tembus sampai ke luar negeri," tambah dia.

Modal awal Kenny tidak banyak-banyak amat. Dia memulai usahanya dengan modal uang tabungan sebesar Rp7 juta. Sebelum adanya wabah Covid-19, omzetnya mencapai Rp50 juta per bulan.

Angka itu justru meroket sejak pandemi corona. Di tengah pandemi, omzet usaha abon Kenny bahkan meningkat hampir dua kali lipat. " Saat ada pandemi, Alhamdulillah meningkat jadi Rp80 juta sampai Rp90 juta per bulan," kata Kenny.

Beri Komentar