Dulunya Loper Koran Kini Jadi KSAD, Segini Harta Kekayaan Letjen Dudung Abdurachman

Reporter : Alfi Salima Puteri
Rabu, 17 November 2021 10:29
Dulunya Loper Koran Kini Jadi KSAD, Segini Harta Kekayaan Letjen Dudung Abdurachman
Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Letjen Dudung Abdurachman kali terakhir melaporkan harta bergerak dan tidak bergerak yang dimilikinya ke KPK pada 21 Februari 2021.

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal melantik Panglima Komando Strategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Dudung Abdurachman menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI, Rabu 17 November 2021.

Dudung Abdurachman ditunjuk menjadi KSAD TNI menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa yang telah dipilih menjadi Panglima TNI.

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Letjen Dudung Abdurachman kali terakhir melaporkan harta bergerak dan tidak bergerak yang dimilikinya ke KPK pada 21 Februari 2021.

Total harta yang dimiliki Letjen Dudung Abdurachman adalah Rp1.487.870.275. Namun, dia tercatat memiliki utang Rp402.406.000 sehingga harta kekayaan Letjen Dudung adalah Rp1.085.464.275.

 

1 dari 1 halaman

Berikut rincian harta Letjen Dudung Abdurachman yang tertuang dalam LHKPN; Tanah dan bangunan di Magelang Rp400 juta, tanah dan bangunan di Bandung Rp240 juta. Kemudian kendaraan mobil Toyota Veloz 2019 Rp180 juta, motor Honda PCX 2020 Rp32 juta, mobil Toyota Fortuner 2.4 VRZ 2020 Rp525 juta kas dan setara kas.

Letjen Dudung Abdurachman merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1988 dari kecabangan infanteri. Setelah lulus, Dudung mengawali karier sebagai Dandim 0406/Musi Rawas di Sumatera Selatan.

Karier  Letjen Dudung Abdulrachman pun mulai melesat setelah menjadi Aspers Kasdam VII/Wirabuana pada 2010. Ia lalu diangkat menjadi Danrindam II/Sriwijaya.

Pria yang pernah menjadi loper koran ini lalu dipromosikan sebagai Dandenma Mabes TNI. Sebelum menjabat sebagai Pangdam Jaya, Letjen Dudung menjadi Gubernur Akmil pada 2018. Ia kemudian diangkat menjabat sebagai Panglima Komando Strategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad).  

Beri Komentar