Dream - Kabar baik untuk para guru ngaji, pengurus masjid atau marbot, dan guru Taman Pendidikan Al Quran di Ibukota. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjanji akan menaikkan besaran insentif.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat berjanji akan menaikkan insentif ketiga profesi tersebut mulai tahun 2017.
" Kalau usul saya insentif mereka perlu ditambah lima ratus ribu," kata Djarot dikutip Dream dari laman beritajakarta.com. Senin, 17 Oktober 2016.
Menurut Djarot, besaran insentif yang diterima para pekerja bidang keagamaan selama ini bersumber dari dana Badan Amil Zakat Infak dan Sedekah (Bazis) Rp 1 juta untuk satu tahun.
Apabila diberikan tambahan Rp 500 ribu, mereka bisa menerima intensif Rp 750 ribu per enam bulan.
" Mereka berarti setiap semester bisa dikasih Rp 750 ribu untuk biaya transportasi," ujarnya.
Ia mengungkapkan, tambahan dana insentif bagi para pekerja bidang keagamaan tersebut akan dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun 2017.
" Dengan diberikan penambahan insentif, mereka kita harapkan bisa lebih bersemangat menjalankan tugasnya," tandasnya.(Sah)
Advertisement

Penelitian Ungkap Kebiasaan Screen Time Menggunakan Media Sosial Bisa Sebabkan Jerawat pada Remaja

Tak Hanya Indonesia, Ini Negara yang Juga Merayakan 17 Agustus sebagai Hari Kemerdekaan

Benarkah Iskandar Zulkarnain dan Alexander the Great adalah Orang yang Sama?

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tetap Berenergi tetapi Tidak Mengganggu Tidur?

Mengenal Hypersensitivity Pneumonitis, Radang Paru-Paru akibat Paparan Debu dan Jamur

Ketika Matahari Seolah Menghilang: Tahun Tanpa Musim Panas yang Pernah Mengubah Dunia

Pentingnya Menunjukkan kepada Anak seperti Apa Pekerjaan Orang Tua