Garuda Kantongi Izin Terbitkan Sukuk US$ 500 Juta

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 15 Mei 2015 19:04
Garuda Kantongi Izin Terbitkan Sukuk US$ 500 Juta
Selain sukuk, pemegang saham Garuda Indonesia juga menyetujui penunjukan satu direktur baru.

Dream - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menambah satu posisi di jajaran direksi perusahaan. Nicodemus Panarung Lampe diangkat menjadi direktur pelayanan maskapai penerbangan pemerintah tersebut.

Selain mengangkat direksi baru, para pemegang saham menyetujui rencana perusahaan menebitkan surat utang syariah (Sukuk) global bernilai US$ 500 juta. Penebitan ini diharapkan bisa menambah keperluaan pembiayaan kegiatan perseroan.

Mengutip keterangan tertulis Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa PT Garuda Indonesia, Jumat, 15 Mei 2015, selain perubahan susunan pengurus perseroan, disepakati pula 6 poin dalam pertemuan tersebut.

Diantara persetujuan tersebut adalah penetapan remunerasi untuk anggota direksi dan komisaris tahun buku 2015. Garuda juga akan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor dalam rangka program Program Management and Employee Stock Option Plan (MESOP).

Sepanjang 2015, Garuda INdonesa melaporkan terjadi peningkatan keuntungan bersih perusahaan sepanjang kuartal I-2015 hingga 107,5 persen atau menjadi US$ 12,4 juta. Setahun yang lalu, Garuda justru membukukan rugi bersih US$ 166,2 juta.

Pendapatan perusahaan pada periode tersebut mencapai US$ 927,3 juta, naik 13,4 persen dibandingkan periode sama setahun lalu US$ 817,4 juta.

Selama tiga bulan pertama 2015, maskapai pelat merah ini telah mengangkut 7.601.395 penumpang, meningkat sebesar 18,3 persen dibanding periode Q1 tahun 2014 yang sejumlah 6.427.978 penumpang. Sedangkan angkutan kargo naik 6,7 persen menjadi 100.920 ton.

Garuda Indonesia melaporkan total pesawat yang dimiliki perusahaan, termasuk yang dipakai anak usaha Citilink, berjumlah 174 unit. Hingga akhir tahun, Garuda menargetkan bisa menambah armadanya menjadi 190 pesawat dengan rata-rata usia 4,3 tahun. (Ism) 

 

Beri Komentar