Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menambah satu posisi di jajaran direksi perusahaan. Nicodemus Panarung Lampe diangkat menjadi direktur pelayanan maskapai penerbangan pemerintah tersebut.
Selain mengangkat direksi baru, para pemegang saham menyetujui rencana perusahaan menebitkan surat utang syariah (Sukuk) global bernilai US$ 500 juta. Penebitan ini diharapkan bisa menambah keperluaan pembiayaan kegiatan perseroan.
Mengutip keterangan tertulis Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa PT Garuda Indonesia, Jumat, 15 Mei 2015, selain perubahan susunan pengurus perseroan, disepakati pula 6 poin dalam pertemuan tersebut.
Diantara persetujuan tersebut adalah penetapan remunerasi untuk anggota direksi dan komisaris tahun buku 2015. Garuda juga akan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor dalam rangka program Program Management and Employee Stock Option Plan (MESOP).
Sepanjang 2015, Garuda INdonesa melaporkan terjadi peningkatan keuntungan bersih perusahaan sepanjang kuartal I-2015 hingga 107,5 persen atau menjadi US$ 12,4 juta. Setahun yang lalu, Garuda justru membukukan rugi bersih US$ 166,2 juta.
Pendapatan perusahaan pada periode tersebut mencapai US$ 927,3 juta, naik 13,4 persen dibandingkan periode sama setahun lalu US$ 817,4 juta.
Selama tiga bulan pertama 2015, maskapai pelat merah ini telah mengangkut 7.601.395 penumpang, meningkat sebesar 18,3 persen dibanding periode Q1 tahun 2014 yang sejumlah 6.427.978 penumpang. Sedangkan angkutan kargo naik 6,7 persen menjadi 100.920 ton.
Garuda Indonesia melaporkan total pesawat yang dimiliki perusahaan, termasuk yang dipakai anak usaha Citilink, berjumlah 174 unit. Hingga akhir tahun, Garuda menargetkan bisa menambah armadanya menjadi 190 pesawat dengan rata-rata usia 4,3 tahun. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya