Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Richard Sam Bera (Dream/ Ervina Anggraini)
Dream - Sejak memutuskan pensiun menjadi atlet renang profesional, Richard Sam Bera tidak lantas menghilang dari dunia yang membesarkan namanya. Kini, pria dengan tinggi badan 1,85 meter lebih memilih mendirikan klub renang yang diberi nama 'Millenium Aquatic'.
Bukan tanpa alasan Richard mendirikan klub renang bersama beberapa teman sesama mantan atlet. Ia berupaya untuk menularkan pengalaman bagi mereka yang memiliki ketertarikan terhadap dunia renang.
" Selain berusaha menularkan pengalaman, sebenarnya saya dan teman-teman berusaha untuk menciptakan bibit juara baru di bidang renang," ucap pria kelahiran 42 tahun silam ini saat bertandang ke kantor redaksi Dream, kemarin.
Pria lulusan Arizona State University, Amerika Serikat ini berkisah anak didiknya berasal dari berbagai tingkatan usia. Mulai dari anak-anak usia sekolah dasar hingga tim nasional senior.
Lebih lanjut Richard menceritakan sejak didirikan pada 14 tahun silam, klub renang miliknya sudah mencetak perenang profesional yang ikut berlaga di kancah internasional. Adalah Siman Sudartawa yang merupakan salah satu anak binaan klub miliknya yang sudah mengharumkan nama bangsa.
Di tengah kesibukannya sebagai editor majalah dan pembaca berita stasiun televisi swasta, sesekali Richard juga menyempatkan diri untuk mengajarkan anak didiknya tersebut. Saat ini sudah ada 300 anak binaan klub renang miliknya yang juga berlokasi di Jakarta, Bekasi, dan Surabaya.
" Biasanya saya sempatkan kasih coaching clinic saat akhir pekan. Selebihnya saya hanya ada di balik layar seperti melibatkan diri di kepengurusan dan urusan administrasi klub," ungkapnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya