Boeing 737 Max 8 Dilarang Terbang di Negerinya Sendiri, FAA Temukan Bukti Baru

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 14 Maret 2019 15:22
Boeing 737 Max 8 Dilarang Terbang di Negerinya Sendiri, FAA Temukan Bukti Baru
Pengawas penerbangan AS, FAA, mengaku telah menemukan bukti baru soal kondisi Boeing 737 Max.

Dream – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melarang terbang Boeing 737 Max 8. Perintah ini keluar setelah pesawat yang diklaim hemat bahan bakar ini terlibat dalam kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia.

“ Pesawat-pesawat itu harus mendarat dengan segera. Keselamatan orang-orang Amerika adalah perhatian utama kami,” kata Trump kepada media di White House, Washington D.C, Amerika Serikat, dikutip dari USA Today, Kamis 14 Maret 2019.

Amerika Serikat (AS) adalah negara terakhir yang melarang pesawat ini terbang sementara setelah Kanada. Boeing sendiri bermarkas di AS dan menjadi salah satu andalan perusahaan Negeri Paman Sam. 

Selain AS, negara-negara yang telah melarang pengoperasian Boeing 737 Max 8 adalah Tiongkok, Inggris, Perancis, Jerman, dan Kanada. Indonesia juga melarang jet komersial ini terbang sementara.

BBC memberitakan Federal Aviation Administration (FAA) mengantongi bukti baru dan data satelit yang disempurnakan. Data-data ini membuat FAA mengeluarkan keputusan untuk melarang terbang sementara pesawat ini.

 

 

Boeing sendiri mengandangkan 371 unit pesawat Boeing 737 Max 8 setelah insiden kecelakaan 737 Max 8 terjadi di Addis Ababa. Dikatakan ada 157 orang yang tewas dalam kecelakaan ini. Kecelakaan ini terjadi lima bulan setelah pesawat Lion Air 610 nahas di Laut Jawa, Indonesia. Ada 189 orang yang menjadi korban kecelakaan.

2 dari 3 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
Jadwal Ujian Nasional 2019