Ilustrasi
Dream - Berniat pindah kerja ke perusahaan pesaing? Sebaiknya Anda mengecek dahulu kontrak kerja di kantor lama. Salah-salah, Anda justru akan dituntut ke Pengadilan oleh perusahaan lama.
Cerita inilah yang dialami tiga mantan desainer dari perusahaan sepatu ternama asal Amerika Serikat (AS), Nike. Ketiga mantan karyawan tersebut diklaim meninggalkan Nike untuk bekerja di rival perusahaan, yakni perusahaan sepatu Jerman, Adidas.
Alhasil, Nike menuntut ganti rugi senilai US$10 juta dari Denis Dekovic, Marc Dolce dan Mark Miner karena keputusannya itu. Tidak berhenti disitu, Nike juga berusaha menghentikan ketiga desainer sepatu itu untuk membuka pusat desain sepatu yang didukung Adidas di Brooklyn.
Mengutip laporan Businessinsider, Minggu, 14 Desember 2014, ketiga mantan karyawan tersebut dilaporkan telah menandatangani perjanjian yang mencegahnya bekerja bagi pesaing dalam satu tahun kerja bersama Nike.
Namun Dekovic diduga telah bertemu dengan pihak Adidas untuk membuka pusat desain. Padahal diriya masih menjadi direktur desain senior di Nike.
Namun ada yang menyebut pusat desain itu adalah alasan Nike untuk melakukan klaim non-kompetisi karena Dekovic dan yang lainnya belum bekerja secara langsung untuk Adidas.
Gugatan tersebut juga mengatakan Dekovic menipu Nike dengan membayarnya lebih dari US$ 50 ribu untuk biaya pindah ke Italia pada bulan Juni.
" Bahkan, dia dengan penuh bangga berbicara kepada rekan konspirasinya tentang kepindahannya bahwa Italia adalah salah satu negara di mana klaim non-kompetisi (Nike) sulit ditegakkan," ungkap gugatan tersebut.
Dalam gugatan terpisah, Dekovic disebut sedang menggelar pembicaraan kepada investor tentang peluncuran sepatu dengan nama " Moonwalker" .
Nike sedang berusaha menghentikan peluncuran sepatu tersebut dan mengklaim hak atas desain Moonwalker. Lebih jauh lagi, gugatan itu menyatakan Dekovic, Dolce dan Miner telah melakukan kontak terhadap karyawan Nike lainnya agar ikut bergabung.
Ketiga pria tersebut menolak semua klaim Nike dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh pengacara mereka.
" Kami sangat menghormati rekan-rekan kami dan Nike dan tidak akan pernah melakukan apa pun untuk menyakiti mereka," kata pernyataan itu. " Kami menemukan tuduhan Nike menyakitkan karena mereka palsu atau menyesatkan dengan kebenaran setengah-setengah. Kami tidak bertukar rahasia atau kekayaan intelektual saat meninggalkan Nike pada bulan September."
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global