Hidupkan Industri Film Paska Pandemi, Ini Strategi yang Dirancang Jokowi

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 10 Maret 2021 15:36
Hidupkan Industri Film Paska Pandemi, Ini Strategi yang Dirancang Jokowi
Industri perfilman Indonesia menghadapi tantangan berat sejak muncul pandemi di Indonesia. Ini yang akan dilakukan pemerintah

Dream - Keluhan pelaku industri film Indonesia yang ikut terdampak pandemi Covid-19 ditanggapi positif Presiden Joko Widodo. Pemerintah bahkan membentuk satuan tugas (Satgas) untuk mengatasi aksi pembajakan yang masih terjadi.

Dampak pandemi Covid-19 selama setahun kepada industri film dilaporkan telah membuat beberapa pelaku usaha tumbang. Beberapa di antaranya segera menyusul.

" Segenap pekerja film berterima kasih atas respon cepat Bapak Presiden, Menparekraf, dan jajaran Kabinet Indonesia Maju," kata Ketua Badan Perfilman Indonesia, Chand Parwez dalam keterangann tertulisnya, Rabu, 9 Maret 2021.

Para pelaku industri film yang terdiri dari produser film, sutradara, aktor, pemilik bioskop, dan pengurus asosiasi serta Badan Perfilman Indonesia telah mengajukan lima permintaan ke pemerintah.

Kelima permintaan tersebut adalah stimulus untuk distribusi film lewat dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan mekanisme yang transparan, kampanye " Kembali Menonton di Bioskop" berkoordinasi dengan Kementrian Kesehatan dan Satgas Covid-19 untuk menghilangkan stigma negatif menonton bioskop di kala pandemi, da keringanan pajak hiburan atas bisnis film Indonesia.

Dua permintaan lainnya adalah pelaku industri film adalah adanya langkah cepat, nyata, dan tegas memberantas pembajakan film, serta percepatan vaksinasi bagi para pekerja industri film.

 

1 dari 2 halaman

Menanggapi permintaan tersebut, Presiden telah meminta langkah konkret pemetaan stimulus dan rancangan penyebarannya yang dapat dipertanggungjawabkan. Koordinasi akan dilakukan kementerian terkait untuk menyusun paket stimulus seraya terus berkomunikasi dengan pelaku industri seiring dengan usaha penanggulangan Covid-19, vaksinasi, dan pemulihan ekonomi nasional.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memastikan kementriannya akan melakukan sertifikasi CHSE (Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keselamatan) and Environmental sustainability (pelestarian lingkungan) (CHSE)) untuk bioskop seperti yang dilakukan di sektor pariwisata lainnya untuk meyakinkan penonton.

Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mulai melakukan pembukaan bioskop-bioskop di area kuning yang belum dibuka.

Untuk menangani pembajakan, Presiden Joko Widodo akan segera membuat satuan kerja yang merupakan gabungan antara Kepolisian Republik Indonesia, Kementrian Komunikasi dan Informatika, dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Terkait permintaan vaksinasi, Menteri Sandiaga Uno mengaku sedang melakukan pendataan hingga 14 Maret 2021 berkoordinasi dengan Badan Pefilman Indonesia (BPI). Ditargetkan vaksinasi untuk pekerja ilm ini bisa dimulai mulai awal April 2021

" Semoga setiap langkah konkret koordinasi pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri akan mengembalikan film Indonesia kembali berjaya di bioskop dan menempati hati penonton tercintanya," ujar Chand.

Dia melanjutkan, para pekerja seni senantiasa siap bekerjasama serta menyiapkan langkah konkret dan strategi yang matang bersama pemerintah karena menganggap film Indonesia sebagaibbukti bakti untuk negeri.

 

2 dari 2 halaman

Industri Film Melemah Sejak Pandemi

Industri perfilman Indonesia sebelum pandemi diketahui menduduki peringkat sepuluh dunia sebagai pasar film terbesar di dunia dengan nilai sebesar US$ 500 juta dollar AS di akhir tahun 2019. Semenjak pandemi datang, sektor kreati ini diketahui mengalami penurunan 97 persen.

Sejak dibukanya Daftar Negatif Investasi di bidang perfilman di tahun 2016, perfilman Indonesia memasuki era baru dengan jumlah penonton yang terus meningkat dari tahun ke tahu. Dilaporkan pertumbuhan sektor industri film meningkat 20 persen per tahun selama 4 tahun terakhir sebelum pandemi.

Di bidang ketenagakerjaan, industri perfilman juga menopang perekonomian Indonesia secara signifikan dengan lebih dari 50 ribu tenaga kerja di subsektor film, animasi, video di tahun 2019, dan lebih dari 2.500 jumlah usaha. Kontribusi industri film Indonesia ke GDP sebesar 15 triliun di tahun 2019.

Bioskop yang berkontribusi atas 90 persen sumber pendapatan distribusi film Indonesia semenjak Maret 2020 telah ditutup sementara dan hingga saat ini masih terdapat lebih dari 50 persen lokasi bioskop di tanah air yang belum diizinkan untuk beroperasi kembali.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

 

 

Beri Komentar