5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi Susu Kurma (Shutterstock.com)
Dream - Kurma seolah menjadi makanan yang harus ada saat berbuka puasa di bulan Ramadan. Buah ini dipercaya dapat memberikan manfaat pada tubuh.
Kurma mengandung vitamin dan mineral, enerji, gula, dan serat seperti kalsium, zat besi, fosfor, kalium, magnesium dan seng. Zat-zat tersebut sangat diperlukan tubuh.
Biasanya, kurma akan dikonsumsi secara langsung. Karena memang buah ini punya karakter manis.
Ternyata, kurma dapat diolah bersama susu selain dimakan langsung. Dari berbagai sumber, inilah manfaat susu kurma bagi kesehatan yang tak boleh dilewatkan.
Susu dicampur kurma mempunyai manfaat yang baik untuk tulang dan gigi. Kandungan kalsium, kalium, dan fosfor mencegah tulang dari cidera saat berolahraga.
Kandungan-kandungan inilah yang menyebabkan susu kurma dapat mencegah osteoporosis atau tulang keropos.

Mencegah sembelit
Susu kurma dapat mencegah sembelit atau susah buang air besar. Kurma mengandung banyak serat sedangkan susu mendukung bakteri dalam saluran pencernaan. Dengan susu kurma, sisa makanan lebih mudah dikeluarkan.
Jaga kesehatan jantung
Kandungan kalium dalam kurma dapat menurunkan tekanan darah dalam tubuh dan mengatasi penyumbatan di arteri. Tekanan darah yang lancar akan mengurangi potensi serangan jantung.
Serat yang ada di susu kurma juga mendorong kolestrol jahat di usus keluar dari tubuh.
Susu kurma bisa memicu produksi ASI bagi ibu menyusui. Rasa enak dan legit di susu kurma juga dapat mengurangi stres sehingga meningkatkan kesehatan mental ibu menyusui.
Kurma mengandung tytophan yang memicu hormon serotonin. Hormon ini membuat ibu lebih tenang sehingga produksi ASI meningkat.

Cegah anemia
Susu kurma mengandung zat besi yang berfungsi meningkatkan produksi hemoglobin. Hemoglobin dalam sel darah yang cukup menghindarkan orang dari anemia.
Selain itu, zat besi bisa membantu aliran oksigen dalam aliran darah lebih lancar.
Sehatkan sistem saraf
Susu kurma diyakini dapat menyehatkan sistem saraf sehingga dapat memperlancar sistem kerja tubuh lainnya. Kandungan vitamin B, kalium, dan nutrisi yang tinggi dalam susu kurma sangat baik untuk kerja sistem saraf.
Bagi pasangan yang telah menikah, susu kurma dapat menyembuhkan gangguan seksual. Kurma mengandung asam amino yang memperbaiki Rahim dan organ reproduksi lainnya.
Kandungan flavonoid dalam susu juga dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma.

Menghaluskan kulit
Kandungan vitamin C dan D dalam susu kurma bersifat antioksidan yang dapat memperbaiki kulit dari bahaya paparan sinar matahari.
Susu kurma juga berfungsi mencegah penyakit kulit seperti kulit kering, eksim, dan psoriasis. Alhasil, kulit menjadi lebih halus, lembab, dan mencegah penuaan dini berkat susu kurma.
Ternyata, susu kurma mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Tidak ada salahnya menyiapkan susu kurma sebagai menu berbuka puasa di bulan Ramadan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?