Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Sahur adalah agenda rutin yang dilakukan Muslim saat menjalani ibadah puasa. Saat makan sahur, kita memberikan nutrisi dan energi pada tubuh agar bisa kuat menjalankan aktivitas sampai saat berbuka.
Sahur dilakukan padi pagi buta hingga menjelang subuh. Setelah melakukan aktivitas ini, biasanya dilanjutkan dengan sholat Subuh dan kembali tidur. Kegiatan ini seringkali dianggap wajar.
Nyatanya, menurut dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo, dr Ari Fahrial Syam, kebiasaan tidur dapat memberikan efek buruk pada pencernaan. Berikut dampak buruk langsung tidur setelah sahur.
Makanan bisa kembali ke mulut
Kebiasaan tidur setelah sahur dapat menyebabkan refluks esofagus. Kondisi ini berupa posisi tidur yang bisa menyebabkan makanan dari lambung kembali ke atas yaitu tenggorokan dan mulut.
Asam lambung yang dibawa makanan ke atas akan menyebabkan kerongkongan terasa kering dan panas. Pada kondisi ini, orang akan merasa mual, mulas, dan ingin muntah.
Rasa tersebut akan semakin parah jika dialami orang yang menderita penyakit maag.

Menyebabkan GERD
Dalam kondisi kronis, asam lambung tak hanya mengenai kerongkongan saja tetapi bisa berbalik masuk ke saluran pernafasan. Inilah yang menyebabkan gastroesophageal reflux disease (GERD), yaitu kondisi peradangan pada tenggorokan, paru-paru, dan laring.
Asam lambung yang merusak dinding keronggkongan, tenggorokan, paru-paru, dan laring dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah. Misalnya komplikasi GERD dengan kanker kerongkongan yang bisa menyebabkan kematian.
Solusinya tidur lebih awal

Cara untuk mencegah tidur setelah sahur adalah tidur cukup agar kita tidak mengantuk. Hindari begadang, sebaiknya kita segera tidur seusai sholat Tarawih.
Tidur siang selama 15 menit juga bisa menyegarkan tubuh dan memenuhi cukup porsi istirahat.
Jadi daripada tidur setelah sahur dan sholat Subuh, kamu bisa menikmati udara segar kaya oksigen di pagi hari.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya