Bluechips Syariah Tak Kuat Angkat Indeks ISSI

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 21 Februari 2017 16:50
Bluechips Syariah Tak Kuat Angkat Indeks ISSI
Semua emiten industri terkoreksi hari ini.

Dream – Indeks saham syariah ditutup melemah pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa 21 Februari 2017. Hampir semua indeks sektoral dilanda aksi jual investor yang tergiring sentimen negatif bursa regional. 

Menguatnya harga saham separuh penghuni indeks bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) belum cukup kuat mengangkat laju Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). 

Pada penutupan perdagangan Bursa harian Efek Indonesia (BEI), indeks ISSI bergerak melemah 0,099 poin (0,06%) ke level 174,019. Indeks ini gagal mempertahankan posisi di zona hijau setelah dibuka menguat pada level 174,728.

Kondisi berbeda justru dialami indeks bluechip syariah, JII. Bergerak menguat seharian di zona positif, indeks JII menanjak 1,907 poin (0,27%) ke level 696,571.

Transaksi perdagangan saham syariah hingga sesi paska penutupan perdagangan mencapai Rp3,38 triliun dengan 108 miliar saham berpindahtangan. Sebanyak 122 emiten syariah menutup perdagangan dengan bergerak melemah, sedangkan 78 lainnya, 16 diantaranya saham bluechips syariah, ditutup menguat.

Mayoritas emiten sektoral mengalami koreksi indeks. Emiten yang indeksnya turun paling dalam adalah sektor industri dasar yang turun 1,17 persen, pertambangan 0,8 persen, dan infrastruktur 0,47 persen.

Hanya ada satu indeks sektoral yang kinerjanya menguat yaitu pertanian dengan menanjak 0,03 persen.

Top gainer emiten bluechip syariah yang menjadi buruan investor kali ini adalah UNVR yang harga sahamnya naik Rp650, INTP Rp200, LPPF Rp200, PTBA Rp150, dan UNTR Rp 50.

Sebaliknya, emiten bluechip syariah top loser adalah SILO yang harganya turun Rp200, ICBP Rp150, PTPP Rp90, AALI Rp50, dan INCO Rp50.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 32 poin (0,24%) ke level Rp13.328 per dolar AS.(Sah)

Beri Komentar