Indeks Syariah Rontok Jelang Pilkada Serentak

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 14 Februari 2017 16:45
Indeks Syariah Rontok Jelang Pilkada Serentak
Dua indeks syariah kompak menguat, indeks sektor industri dasar terkoreksi paling dalam.

Dream - Jelang pelaksanaan hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak besok (Rabu, 15/2/2017), bursa saham Indonesia berguguran. Laju indeks acuan saham syariah juga ikut terseret melemah. 

Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 14 Februari 2017, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), beringsut turun 0,993 poin (0,56%) ke level 174,831.

Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII), turun lebih dalam hingga terpangkas 6,556 poin (0,93%) ke level 698,575.

Semua indeks sektoral bergerak ke zona merah sehari jelang Pilkada. Sektor industri dasar mengalami koreksi paling dalam hingga 1,27 persen, disusul perdagangan 0,93 persen, pertambangan 0,76 persen, dan infrastruktur 0,76 persen.

Transaksi perdagangan saam syariah hari ini juga sedikit menurun. Dengan 89,13 miliar saham syariah yang diperdagangkan, nilai transaksi kali ini mencapai Rp4,34 miliar. 

Aksi jual pemodal asing juga mengalami peningkatan. Nett sell asing pada saham-saham syariah melonjak sampai Rp 411 miliar. Khusus bluechips syariah, nett sell mencapai Rp 170 miliar dari sehari sebelumnya mencatatkan nett buy Rp 152 miliar

Emiten bluechip syariah pencetak top gainer kali ini didominasi saham-saham perusahaan pelat merah. ADHI memuncaki daftar dengan kenaikan harga saham Rp140, diikuti LSIP Rp20, PTPP Rp20, WSKT Rp20, dan LPKR Rp5.

Sebaliknya, emiten bluechip syariah pencetak top loser adalah SMGR yang harga sahamnya turun Rp475, INTP Rp450, UNTR Rp300, PTBA Rp150, dan AKRA Rp100.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat tipis 1,00 poin (0,01%) ke level Rp13.323 per dolar AS.(Sah)

Beri Komentar