Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Usai mendekam di zona merah sekitar satu pekan, indeks saham acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini langsung ditutup melesat tinggi. Tak hanya menembus level psikologis, pasar lantai bursa juga dibanjiri dana asing.
Sentimen positif kembali cairnya suhu politik di Indonesia tampaknya membuat pelaku pasar yakin untuk kembali menginvestasikan dananya di Indonesia. Pidato Presiden Joko Widodo di forum APEC juga dianggap memberikan angin segar bagi para pemodal asing.
Pada penutupan perdagangan BEI, Jakarta, Selasa, 11 November 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 66,89 poin (1,35%) ke level 5.032,28.
Meski menguat tipis di awal perdagangan, aksi beli pemodal asing yang hampir menembus Rp 1 triliun membawa IHSG melesat tinggi.
Laju IHSG yang dibuka di level 4.971,12, hanya menyentuh posisi terendah di 4.970,49. Sebelum aksi ambil untung terjadi jelang penutupan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 5.043,52.
Penguatan IHSG kali ini ditopang kenaikan harga saham dari 202 emiten. Sisanya, sebanyak 111 emiten bergerak melemah dan 85 lainnya stagnan.
Pelaku pasar memperdagangkan tak kurang 50 juta saham dengan dana yag mengucur mencapai Rp 5,23 triliun.
Pemodal asing sore ini mengguyur pasar modal Indonesia dengan dana lebih dari Rp 900 miliar.
Seluruh indeks saham acuan bergerak di zona hijau dengan kenaikan tertinggi dialami emiten infrastruktur sebesar 2,16 persen. Diikuti emiten industri aneka 1,92 persen dan pertambangan 1,87 persen.
Banjirnya dana asing di pasar modal Indonesia juga membawa dua indeks saham syariah melompat tinggi. Bahkan kenaikannya melebihi laju IHSG.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 2,25 poin (1,42%) ke level 161,07. ISSI bergerak nyaman di zona hijau dan menyentuh level terendah di 159,01.
Sebanyak 125 emiten syariah menutup perdagangan di zona hijau sementara 65 lainnya melemah.
Lantai bursa Indonesia hari ini dimeriahkan 33,34 juta saham dengan nilai mencapai Rp 3,86 triliun.
Indeks ISSI sebetulnya bisa menguat signifikan sebelum aksi jual pelaku pasar kembali menekan di jelang penutupan perdagangan.
Kenaikan signifikan dialami indeks saham bluechips syariah yang sore ini ditutup menguat 12,02 poin (1,85%) menuju level 661,67.
Laju saham unggulan syariah yang bergerak di zona positif mendominasi daftar emiten penghuni JII. Sebanyak 26 emiten bluechips syariah bergerak menguat sementara 4 lainnya tertahan di zona merah.
Dari kawasan regional, sejumlah indeks saham utama Asia juga melaju di zona hijau. Nikkei Jepang memimpin laju kenaikan indeks usai menguat 2,05 persen, diikuti Hang Seng 0,27 persen, dan Kospi Korea Selatan 0,24 persen.
Di kala pasar modal kebanjiran dana asing, laju rupiah justru tersengat aksi pelemahan. Rupiah sore ini terdepresiasi 61 poin (0,5%) menjadi 12.216 per dolar AS. (Ism)