Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menkeu Bambang Brodjonegoro Memaparkan Fungsi Dan Pemanfaatan Keuangan Syariah Pada Pertemuan Islamic Development Bank (IDB) Di Jakarta Convention Center, Senin (16/5). (Antarafoto/Yudho Mahatma)
Dream - Tak hanya obligasi konvensional, pemerintah juga semakin gencar menerbitkan obligasi syariah (sukuk). Selama enam tahun terakhir, pemerintah setidaknya sudah menerbitkan sukuk dengan total Rp503,06 triliun.
" Jadi, mulai tahun 2008 hingga 2016, pemerintah telah menerbitkan sukuk sebesar Rp503,06 triliun dan outstanding-nya sebesar Rp380,42 triliun," kata Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan, dalam acara " 41th Annual Meeting Islamic Development Bank (IDB) Group" di Jakarta, Selasa 17 Mei 2016.
Robert mengatakan per 10 Mei 2016, nilai total sukuk pemerintah global sebesar US$43,56 miliar. Sukuk pemerintah menyumbang 22,3 persen atau senilai US$10,15 miliar dalam bentuk sukuk global.
" Nilai outstanding sukuk global pemerintah Indonesia paling tinggi, yaitu sebesar US$9,5 miliar," kata dia.
Menteri Keuangan, Bambang P. S. Brodjonegoro, menambahkan perkembangan sukuk di Indonesia sudah cukup maju. Bahkan, Indonesia sudah menerbitkan sukuk dalam beragam jenis salah satunya menggunakan prinsip ijarah.
" Sekarang sukuk ini sudah cukup maju dalam mengakomodasi banyak struktur. Tujuannya satu, yaitu sukuk itu lebih mudah terutama dikaitkan dengan project financing," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya