Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Indeks Syariah Menunjukkan Kinerja Positifnya.
Dream - Indeks syariah masih belum berhenti menanjak jelang penutupan perdagangan tahun 2017. Memulai perdagangan di zona merah, aksi beli investor lokal berhasil mengangkat Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII).
Kenaikan kedua indeks acuan saham syariah ini terjadi di tengah aksi pemodal asing yang berbalik melakukan aksi jual.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 29 Desember 2016, indeks ISSI menguat 3,170 poin (1,87%) ke level 172,350.
Sementara indeks saham bluechip syariah, JII, terangkat 15,910 poin (2,34%) ke level 696,133.
Transaksi perdagangan saham syariah hingga sesi penutupan perdagangan mencapai Rp 5,1 triliun dengan 70,57 miliar saham berpindahtangan.
Tak seperti dua hari sebelumnya, pemodal asing kali ini justru melakukan aksi jual saham-saham syariah. Indeks ISSI mencatat nett sell asing mencapai Rp305 miliar. Sementara di saham-saham bluechips, nett sell asing mencapai Rp 304 miliar.
Seluruh indeks sektoral kompak bergerak menguat dengan dipimpin industri aneka yang melonjak 3,22 persen. Diikuti indeks sektor keuangan 2,41 persen, dan infrastruktur 2,40 persen.
Emiten-emiten unggulan syariah pencetak top gainer kali in adalah UNVR yang naik Rp700, SILO Rp400, LPPF Rp375, PTBA Rp350, dan ASII Rp300.
Di jajaran top losser, bertengger saham-saham seperti MIKA yang sahamnya turun Rp50, PWON Rp5, dan MYRX Rp1.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup di level Rp13.431 per dolar AS. Nilai tukar turun tipis 2 poin atau 0,01 persen.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari