INFOGRAFIS: Catat! Ini Stasiun Kereta yang Punya Layanan Rapid Test Antigen

Reporter : Dwi Ratih
Rabu, 30 Desember 2020 06:45
INFOGRAFIS: Catat! Ini Stasiun Kereta yang Punya Layanan Rapid Test Antigen
Lakukann rapid test antigen pada H-1 keberangkatan, ya.

Dream - Libur tahun baru 2021 banyak dimanfaatkan masyarakat untuk melancong ke suatu destinasi wisata atau keluar kota. Namun kebiasaan lama hendaknya ditinggalkan. Traveling di masa 'New Normal' membuat Sahabat Dream wajib menataati protokol kesehatan dengan ketat.

Salah satu aturan baru bepergian di masa pandemi adalah penumpang wajib menunjukan bukti bebas Covid-19 dengan tes antigen.

Memfasilitasi hal tersebut, PT KAI (Persero) menambah jumlah stasiun yang melayani rapid test antigen terutama untuk penumpang kereta jarak jauh. Stasiun tersebut terletak di seluruh provinsi di Pulau Jawa.

PT KAI mematok senilai Rp105 ribu untuk di semua layanan rapid test antigen di stasiun terdaftar. KAI mengimbau calon penumpang untuk melakukan rapid test antigen pada H-1 keberangkatan agar mengantisipasi ketidakcukupan waktu antara tes dengan keberangkatan kereta.

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Eka Pratiwi

Sebelum penambahan 10 stasiun di atas, PT KAI lebih dulu menyediakan layanan rapid test antigen di delapan daop yang tertera di atas.

Walau semua sudah siap berwisata, Pemerintah nggak bosan untuk mengingatkan Sahabat Dream untuk tetap disiplin mengikuti aturan kesehatan seperti 3M (Memakai masker, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan, Mencuci tangan pakai sabun) serta 3T (Testing, Tracing, Treatment).

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

1 dari 5 halaman

INFOGRAFIS: Bahaya Jika Penyintas COVID-19 Abaikan Masa Isolasi Mandiri

Dream - Isolasi mandiri menjadi tindakan paling penting dilakukan oleh mereka yang baru kontak erat dengan pasien COVID-19 tanpa gejala. Apalagi jika mereka sudah diketahui terkonfirmasi positif corona.   

Merujuk Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes), isolasi mandiri wajib dijalani minimal 10 hari untuk mereka yang tanpa gejala. Sedangkan pasien dengan gejala, harus menjalani isolasi mandiri 13 hari.

Sementara mereka yang kontak erat dengan penyintas COVID-19 wajib isolasi mandiri 14 hari.

Penetapan masa isolasi mandiri itu diputuskan dari hasil penelitian. Dokter RA Adaninggar, SpDD menjelaskan rentang waktu tersebut sangat berpengaruh dalam penularan virus COVID-19 dari satu orang ke orang lain.

" Jadi meskipun gejala sangat ringan dan seolah hilang, tetap masih bisa menular selama 10 hari," tulis dr. Ning dalam akun Instagramnya @ningzsppd.

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Eka Pratiwi

Sedangkan yang kontak erat harus isolasi selama 14 hari karena masa inkubasi virus COVID-19, yaitu rentang waktu sejak terpapar hingga muncul gejala sekitar dua hingga 14 hari.

Untuk mencegah paparan virus COVID-19, pastikan tetap disiplin mengikuti aturan kesehatan seperti 3M (Memakai masker, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan, Mencuci tangan pakai sabun) serta 3T (Testing, Tracing, Treatment) yang diimbau pemerintah RI.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 5 halaman

Gawat! Sebagian Besar Penyintas Covid-19 Alami Siklus Menstruasi Tak Teratur

Dream - Gejala yang muncul dari masing-masing pasien covid-19 seringkali berbeda. Bahkan beberapa ahli menyebut infeksi virus covid-19 ini sebagai penyakit dengan seribu wajah. Hal ini lantaran banyaknya gejala yang ditimbulkan dari virus tersebut.

Temuan terbaru menyatakan infeksi Covid-19 juga disebut bisa menganggu kesehatan perempuan. Dilansir dari World of Buzz, banyak perempuan yang berhasil sembuh dari covid-19 mengalami menstruasi yang tidak teratur.

Efek samping yang aneh ini diambil dari hasil pengamatan dari beberapa perempuan yang tertular Covid-19 dan sembuh dari virus tersebut. Dimana hampir semua pasien mengalami perubahan dalam siklus menstruasi mereka.

Perubahan Siklus Menstruasi

Ilustrasi© Foto : Shutterstock

Faktanya, hampir semua perempuan di seluruh dunia yang tertular virus tersebut mengklaim bahwa Covid-19 telah memengaruhi siklus menstruasi mereka dengan cara yang aneh. Hal ini termasuk:

  • Kehilangan menstruasi sama sekali selama infeksi Covid-19.
  • Siklus tidak teratur setelah pemulihan.
  • Arus deras.
  • Periode yang sangat lama.
3 dari 5 halaman

Apa Penyebabnya?


Ilustrasi© Foto : Shutterstock

Efek ini mungkin ada hubungannya dengan hormon wanita, terutama estrogen dan progesteron. Dipercaya bahwa hormon-hormon ini telah menciptakan efek perlindungan terhadap Covid-19 yang pada gilirannya menempatkan perempuan dalam kategori risiko yang relatif rendah untuk infeksi Covid-19, dibandingkan dengan pria.

Selain itu, dokter juga menemukan bahwa perempuan yang termasuk dalam kelompok usia menstruasi yang tertular Covid-19 tampaknya memiliki gejala yang lebih ringan daripada yang lain. Namun, walaupun demikian kasusnya masih menjadi misteri.

Beberapa orang berpendapat bahwa efek buruk pada siklus menstruasi perempuan mungkin karena penyakit, berkurangnya aktivitas fisik karena infeksi virus dan stres akibatnya. Semua faktor di atas berperan dalam cara kerja siklus menstruasi.

(Sah, Sumber: World of Buzz)

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

4 dari 5 halaman

INFOGRAFIS: Trik Artika Sari Devi 'Enjoy' Hadapi Pandemi

Dream - Ketika pandemi datang dan mengharuskan kita semua beraktivitas dari dalam rumah, sosok ibu jadi tumpuan. Di tengah pekerjaan rumah yang makin menumpuk, para ibu tetap bisa memberikan perhatian pada semua anggota keluarga.

Belum lagi buat para ibu yang juga bekerja harus berbagi peran jadi membagi tugas rumah tangga, mengasuh anak, menemani anak sekolah online, hingga deadline pekerjaan yang terus menanti.

Tak heran jika para ibu sebenarnya merasakan stres dengan tumpukan pekerjaan tersebut. Tak terkecuali mantan Puteri Indonesia 2004, Artika Sari Devi.

Meski sempat diselingi rasa pusing, rupanya istri musisi Baim ini memiliki tips dan trik bekerja serta mengasuh buah hati di tengah pandemi.

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Dwi Ratih

Artika menegaskan rasa lelah di masa pandemi seperti saat ini adalah hal manusiawi di saat besarnya tuntutan seorang ibu bisa jadi seorang supermom. Untuk bisa melalui situasi yang terkadang membuat stres, dibutuhkan pola pikir yang positif dengan meyakini kondisi saat ini hanya sementara.

Seperti yang kita ketahui, banyak dari kita merasakan dampak perekonomian akibat tak bisa bekerja secara normal. Menurutnya, kerjasama pasangan dalam mengurus rumah tangga menjadi kunci dalam melewati semua rintangan.

Tips dan trik Artika dan Baim bisa Sahabat Dream tiru di rumah dan mulai terapkan protokol kesehatan dengan ketat pada buah hati, ya.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

5 dari 5 halaman

INFOGRAFIS: Deretan Seleb Indonesia yang Berjuang Sembuh dari COVID-19

Dream - Virus COVID-19 bisa menyerang siapa dan kapan saja tanpa pandang bulu. Begitu si korban lalai menerapkan protokol kesehatan 3M, virus akan dengan cepat mendeteksinya sebagai sasaran empuk untuk bersarang di tubuhnya.

Namun tak selamanya virus ini menyerai orang yang abai dengan protokol. Sifatnya yang sangat mikroskopik membuat orang yang sudah disiplin memakai masker pun bisa terjangkit. Bahkan virus mematikan itu dapat bertengger di kondisi tubuh yang sehat.

Hal itu bisa dilihat pada selebriti Indonesia yang kepapar virus COVID-19, sekalipun mereka telah mengikuti pola hidup sehat. Dinyatakan positif setelah menjalani rangkaian cek kesehatan, sebagian selebriti menjalani masa isolasi mandiri di rumah karena termasuk kategori tanpa gejala.

Dukungan penuh dari keluarga dan penggemar, membuat para pesohor ini dinyatakan sembuh dari penyakit tersebut. Siapa saja mereka?

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Dwi Ratih

Agar virus tak menghampiri Sahabat Dream, yuk jangan patah semangat untuk terus menjaga kesehatan kamu dan keluarga dengan mengikuti protokol kesehatan dengan ketat.

Jangan lupa juga untuk menerapkan 3T (testing, tracing, treatment) jika menemui tanda-tanda virus di sekitar kamu.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar