Dream - Thomson Reuters Foundation merilis sebuah survei mengenai tingkat pelecehan terhadap perempuan dalam sarana transportasi di kota-kota besar. Dalam survei tersebut, 6 dari 10 perempuan di kota-kota Amerika Latin melaporkan telah dilecehkan secara fisik saat menggunakan sistem transportasi di kotanya, seperti di Bogota, Kolombia, Mexico City, dan Lima, Peru.
Survei ini dilakukan di 15 ibukota terbesar di dunia, serta New York sebagai kota terpadat di Amerika Serikat. Namun, ada beberapa kota yang tidak bisa disurvei karena adanya konflik atau tidak ada izin, seperti Kairo. Ibu kota terbesar kelima di dunia itu masuk sebagai kota dengan sistem transportasi tidak aman, tetapi tidak dapat dimasukkan daftar karena pihak YouGov tidak bisa melakukan survei kepada penduduk perempuan.
Berikut ke-16 kota dengan sistem transportasi paling tidak aman bagi perempuan, Kamis 5 November 2014:
1. Bogota, Colombia
2. Mexico City
3. Lima, Peru
4. New Delhi
5. Jakarta, Indonesia
6. Buenos Aires
7. Kuala Lumpur, Malaysia
8. Bangkok
9. Moscow
10. Manila, Philippines
11. Paris
12. Seoul
13. London
14. Beijing
15. Tokyo
16. New York
Advertisement

Penelitian Ungkap Kebiasaan Screen Time Menggunakan Media Sosial Bisa Sebabkan Jerawat pada Remaja

Tak Hanya Indonesia, Ini Negara yang Juga Merayakan 17 Agustus sebagai Hari Kemerdekaan

Benarkah Iskandar Zulkarnain dan Alexander the Great adalah Orang yang Sama?

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tetap Berenergi tetapi Tidak Mengganggu Tidur?

Ketika Matahari Seolah Menghilang: Tahun Tanpa Musim Panas yang Pernah Mengubah Dunia

Pentingnya Menunjukkan kepada Anak seperti Apa Pekerjaan Orang Tua

Vrindavan di Mulut Netizen, Bharat di Konstitusi: Dua Cara Berbeda Menyebut Negeri India