Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Teknologi Robot Biasanya Digunakan Untuk Pekerjaan Yang Berkaitan Dengan Produksi. (Foto: Shutterstock)
Dream – Menjadi generasi milenial itu sulit, terlebih ketika bicara tentang pekerjaan. Sebab, milenial ini akan bersaing dengan robot untuk memperoleh pekerjaan.
Dilansir dari Business Insider, Senin 8 2017, situs pencari kerja terbesar di Inggris, Indeed, mengatakan sistem robot akan menggantikan pekerjaan kasar. Hal ini disebabkan oleh generasi milenial yang cenderung memilih pekerjaan yang berisiko rendah.
Selain itu, perusahaan memilih sistem robot untuk mengerjakan pekerjaan repetitif—pekerjaan ini memerlukan interaksi yang kurang dengan manusia—secara efisien.
Contohnya di Inggris, Indeed menganalisis pola pencarian pekerjaan secara online di Inggris selama September 2016-Maret 2017. Hasilnya, 48 persen generasi milenial mencari pekerjaan yang tidak memerlukan kerutinan, seperti manajemen, sedangkan baby boomers mencari pekerjaan rutin, seperti penjualan, administrasi, transportasi, dan konstruksi.
Nah, pekerjaan-pekerjaan rutin ini lebih rentan terkena otomatisasi karena melibatkan pengulangan. Pekerjaan yang melibatkan sedikit interaksi dengan manusia, kemungkinan besar akan digantikan oleh robot.
Lalu, Indeed juga menemukan kalau generasi milenial kurang tertarik dengan pekerjaan yang kemungkinan besar akan digantikan oleh robot. Disebutkan bahwa 61,1 persen generasi X mencari pekerjaan rutin, generasi X 55,1 persen, dan generasi milenial ada 52 persen.
Seorang ekonom di Indeed, Mariano Mamertimo, mengatakan teknologi terus membentuk cara bekerja sesuai tipe pekerjaan dan jumlah pekerjaan yang tersedia.
“Automatisasi adalah sebuah proses, bukan satu peristiwa dan kemajuan teknologi akan mempengaruhi pekerjaan yang berbeda pada waktu yang berbeda,” kata dia.
Mariamo mengatakan bergantinya tenaga manusia dengan tenaga robot untuk sebuah pekerjaan bisa jadi terdengar menakutkan. Namun, ketakutan ini bisa dihilangkan jika orang-orang meningkatkan kemampuan kerja mereka.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari