Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Smartphone Android Ini Muat Ketika Dimasukkan Ke Saku Celana Yang Terkecil, Lho. (Foto: Siakap Keli)
Dream – Setiap hari kita melihat banyak telepon pintar yang berukuran besar. Tapi, tidak semua orang suka dengan ukuran tersebut
Alasannya, gawai itu tidak bisa digunakan dengan salah satu tangan. Kedua, ponsel tidak muat dimasukkan ke dalam saku.
Menjawab pertanyaan itu, produsen gawai, Unihertz, membuat telepon pintar mungil. Ukurannya lebih kecil dari telapak tangan orang dewasa sehingga bisa dimasukkan ke dalam saku celana jin, bahkan saku terkecil sekali pun.
Dilansir dari Siakap Keli, Jumat, 5 Mei 2017, nama gawai itu adalah Jelly. Produsen telepon pintar yang berbasis di Shanghai, Tiongkok ini menyebut ponsel bersistem operasi Android ini bernama Jelly dan Jelly Pro.
Ukurannya hanya 92,3 mm x43 mm x 13,3 mm. Bobotnya pun sebesar 60,4 gram. Resolusi layarnya sebesar 240x320 piksel. Mungil, kan?

Tapi, jangan salah. Android Jelly dan Jelly Pro terbilang kecil-kecil cabai rawit. Dua ponsel ini memiliki sistem operasi Android Nougat 7.0 dan jaringannya sudah 4G. Keduanya juga memiliki fitur Bluetooth 4.0, WiFi, GPS, G-Sensor, Compass, dan Gyroscope.
Kapasitas memori gawai ini juga terbilang oke. Android Jelly memiliki RAM berkapasitas 1 GB dan memori internal 16 GB, sedangkan Jelly Pro memiliki RAM 2 GB dan memori internal 32 GB.
Unihertz juga membekali kamera bagi pengguna yang doyan selfie. Produsen ini menanamkan kamera berukuran 2 MP untuk kamera depan dan 8 MP untuk kamera utama. Ponsel ini juga dirancang sebagai ponsel yang dual SIM, yaitu memiliki dua slot kartu SIM.
Berapa harganya? Ponsel berlayar sentuh untuk Jelly ini dibanderol dengan harga US$109 (Rp1,45 juta) dan Jelly Pro sebesar US$125 (Rp1,66 juta) per unitnya.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari