Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(stomp.com.sg)
Dream - Foto seorang gadis cantik 24 tahun dari Vietnam menjadi viral di media sosial. Penyebabnya, gadis itu tertangkap kamera menjadi tengah mencuci piring di sebuah restoran.
Warganet banyak yang memuji gadis tersebut karena sifatnya yang rajin dan wajahnya yang imut-imut.

NextShart melaporkan, foto gadis tersebut menjadi viral setelah diunggah oleh ibunya ke media sosial.
Sementara itu, menurut situs Vietnam BaoMoi, nama gadis itu adalah Nguyen Thi Hai Yen. Saat ini dia adalah seorang mahasiswi di Ho Chi Minh City University of Technology.

Gadis cantik tersebut dilaporkan membantu keluarganya menjalankan restoran sejak dia berusia 14 tahun.
Meski sibuk dengan pekerjaan, Hai Yen masih punya waktu untuk membantu keluarganya di dapur dan membagikan selebaran.

Gadis yang bercita-cita jadi pengembang perangkat lunak itu mengatakan dia ikut membantu di restoran keluarga. Ini agar pekerjaan orang tuanya menjadi mudah.
Seorang warganet merasa iri dengan Hai Yen yang mendapat begitu banyak perhatian di dunia maya.
“ Aku bekerja mencuci piring dan mengasuh anak sepupu selama 10 tahun. Dan sekarang telah bekerja di agen perjalanan milik ayahkku. Tapi mengapa aku tidak viral?”
(stomp.com.sg)
© Dream
Dream - Nur Isnaini Wulan Agustin. Dara 21 tahun yang karib disapa Ulin ini baru saja didaulat sebagai wisudawan terbaik Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, periode April 2017. Mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) ini lulus dengan predikat sangat memuaskan dengan IPK 3,80.
Dara berperawakan mungil ini merupakan mahasiswi penerima bidikmisi yang mampu menyelesaikan studi selama tujuh semester, atau tepatnya 3 tahun 6 bulan. Berasal dari keluarga ekonomi lemah tak membuat Ulin patah arang saat menempuh pendidikan.
Jenjang demi jenjang ia lalui. Sejak berada di bangku Taman Kanak-Kanak, ia hanya menempuh pendidikan di sekolah yang biasa-biasa saja. Namun, mimpi yang ia bangun sejak dini tentang pendidikan setinggi langit membuatnya selalu semangat meski seringkali biaya sekolah menjadi kendala.
Usaha dan keberuntungan datang pada waktu yang tepat. Dengan bekal prestasi selama di MTsN Karanganyar, ia berhasil mendapatkan beasiswa penuh ketika melanjutkan studi di MAN Karanganyar. Seleksi ketat saat mendaftar beasiswa bidikmisi IAIN Surakarta pun ia lakoni demi melanjutkan ke jenjang kuliah tanpa membebani kedua orangtua.
Sang ayah, Iding, berprofesi sebagai pedagang kerupuk, yang saban hari meloper ke warung-warung. Sedangkan sang ibunda, Ninik Purwanti, berjualan makanan ringan di SD dekat rumah. Profesi sang orangtua tak menyurutkan langkahnya untuk kuliah.
" Saya hanya bermimpi untuk dapat kuliah dengan tidak membebani orang tua, apapun caranya," kata Ulin, sebagaimana dikutip Dream dari laman resmi IAIN Surakarta, Senin 10 April 2017.
Saat kuliah, Ulin sempat berjualan arem-arem. Kue itu dijajakan kepada teman-temannya di tempat kos. " Umumnya mereka belum sarapan saat ada jadwal kuliah pagi. Jadi arem-arem adalah solusi dan peluang bagi saya untuk menambah uang saku. Setelah bosan dengan arem-arem, jualan jilbab juga saya lakoni," imbuh dia.
Mahasiswi yang aktif di berbagai organisasi ini juga memiliki hobi mengajar dan traveling ini pernah mengecap pendidikan akademik dan non akademik di Deakin University, Australia. Kesempatan itu datang melalui program Short Course Student Mobility Program 2016, yang diselenggarakan oleh MORA Scholarship Kementerian Agama Republik Indonesia.
" Menjadi wisudawan terbaik merupakan hal yang tidak pernah saya sangka karena saya sadar betul kalau saya ini bukan tergolong mahasiswa yang pintar dan rajin. Meskipun tidak bisa dipungkiri, saya selalu bermimpi ingin menjadi yang terbaik," tutur dia.
" Menjadi wisudawan terbaik adalah kado untuk ibu saya yang sedang berulang tahun di bulan April. Saya merasa sangat senang dan bersyukur bisa mencapai di titik ini karena dukungan dari banyak pihak," imbuh Ulin.
Kunci sukses yang sering Ulin terapkan hanya 3, yaitu " berani, percaya diri, dan yakin" . Tiga kunci yang harus dipegang ketika ingin mewujudkan mimpi yang besar. " Ketika kita mempunyai impian yang besar maka kita harus berani mencoba. Setelah mencoba kita harus percaya diri."
Terakhir, kata dia, manusia harus yakin dengan Allah. Saat berjuang, tidak boleh berpikir hasilnya akan sia- sia. " Semakin berat ujian yang kita hadapi, semakin manislah hasil perjuangan tersebut. Kalau sukses harus tetap rendah hati," kata Ulin.
© Dream
Dream - Setiap perempuan pasti memimpikan tubuh langsing dan padat. Sayangnya, bisa menurunkan berat badan dalam waktu singkat agar tubuh terlihat langsing dan padat bukan perkara yang gampang.
Dibutuhkan tekad dan kesungguhan hati dalam menjalankan program penurunan berat badan. Paling penting diet mengikuti cara yang betul dan berolahraga.
Seperti yang dibagikan oleh gadis cantik bernama Alia Amira Rohadi ini. Dalam waktu sebulan berat badannya bisa kurang 10 kg. Memang benar-benar tinggi disiplin dia ini.
Jadi kalian yang ingin langsing mengikuti tips dari Alia. Sudah langsing makin cantik dan berseri pula wajahnya.
" Sebelum memulai agar bisa turun 10 kg dalam sebulan, perlu diingat bahwa diet tergantung pada metabolisme tubuh, kerajinan dan kedisiplinan yang tinggi," kata gadis yang berat badannya turun dari 90 kg menjadi 58 kg ini.
© Dream
Dream - Kini banyak manusia kian mudah diperbudak oleh harta benda sehingga rela melakukan apa saja. Meski itu bertentangan dengan moral dan agama.
Seperti si Ksenia, gadis cantik asal Rusia ini. Dia rela mencopoti pakaiannya satu per satu hingga pakaian dalam demi hadiah sebuah iPhone yang ditawarkan.
Aksi Ksenia hampir telanjang itu merupakan eksperimen sosial yang direkam oleh blogger Rusia, Dmitry Shilov.
Bersama dua temannya, Shilov keliling di sekitar kota Krasnoyarsk, Krasnoyarsk Krai untuk mencari gadis-gadis yang berani menerima tantangan berhadiah sebuah iPhone 5S.
Shilov mengatakan kepada gadis-gadis yang ditemuinya itu bahwa tantangan tersebut bisa apa saja, kecuali seks.
Lebih dari 10 wanita mereka tidak bersedia melakukan apa pun demi sebuah smartphone canggih buatan Apel itu. Mereka mengatakan sudah punya atau tidak membutuhkan iPhone.
Namun seorang gadis bernama Ksenia mengaku siap melakukan apa pun demi mendapat sebuah iPhone. Termasuk mencopoti pakaiannya.
Bahkan Ksenia bersedia menyiram tubuhnya dengan oli mesin.
" Tidak ada yang aneh dengan itu," kata Ksenia, sambil menambahkan bahwa dia bersedia melakukan itu karena ingin mengganti ponsel Android murahan miliknya.
Video eksperimen sosial tersebut dengan cepat menyebar seperti virus setelah diunggah ke media sosial dan forum Internet.
" Ksenia juga menandatangani formulir persetujuan tertulis yang menyatakan bahwa ia mengambil bagian dalam video eksperimen ini secara sukarela," kata Shilov.
(Ism, Sumber: Daily Mail)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya