Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Pria Yang Putus Asa Mencari Pekerjaan. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia berkurang sekitar 10 ribu orang menjadi 7,01 juta orang. Setahun sebelumnya, jumlah orang yang tak bekerja sebanyak 7,02 juta orang.
Lulusan SMK tercatat sebagai yang paling banyak menganggur.
Berdasarkan data BPS yang dikutip Dream, BPS juga mencatat ada penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT). Angka TPT turun dari 5,50 persen pada Februari 2016 menjadi 5,33 persen pada Februari 2017.
" Berbagai kebijakan pemerintah terkait penciptaan lapangan kerja tampaknya cukup berhasil menekan tingkat pengangguran," tulis BPS.
Instansi pemerintah ini juga mencatat angka TPT d perkotaan cenderung lebih tinggi daripada di pedesaaan. Pada Februari 2017, angka TPT di perkotaan sebesar 6,5 persen, sedangkan di pedesaaan 4 persen.
Jika dilihat dari tingkat pendidikan, tingkat SMK menduduki peringkat teratas sebagai lulusan yang paling banyak menganggur. Pada Februari 2017, angka TPT sebesar 9,27 persen, diikuti oleh lulusan SMA yang angka TPT sebesar 7,03 persen.
Angka TPT untuk lulusan SMP sebesar 5,36, D-3 6,35 persen, dan sarjana sebesar 4,98 persen.
Tingkat pendidikan yang paling kecil angka TPT-nya justru lulusan SD. Angka TPT-nya sebesar 3,54 persen.
" Mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja," tulis BPS.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya