Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – Ketika merintis bisnis, seseorang akan langsung berhadapan dengan segala jenis risiko. Salah satunya adalah risiko keuangan.
Sebelum tidak sengaja mempertaruhkan semua masa depan finansial demi bisnis, lebih baik lindungi kekayaan finansial pribadi.
Perlu diingat, bisnis adalah “ permainan” yang berisiko dan bisnis bisa mudah menggerus kekayaan jika keuangan pribadi dan keuangan bisnis dicampur.

Dilansir dari Business.com, Jumat 5 Mei 2017, ada tiga cara untuk melindungi keuangan pribadi dari risiko bisnis.
Pertama, tetap memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan bisnis. Jangan menaruh kekayaan pribadi di sesuatu yang berisiko. Lebih catatlah pengeluaran pribadi dan pengeluaran bisnis di buku terpisah.
Kedua, carilah asuransi. Ketika hendak memulai bisnis, alangkah baiknya mulai mencari asuransi, terlebih untuk asuransi bisnis. Asuransi bisnis akan melindungi bisnis dalam jangka panjang karena itu meringankan risiko dan tanggung jawab yang harus dibayarkan.

Ketiga, hindari kelalaian dalam berbisnis. Kelalaian dan kecurangan bisa berdampak buruk bagi dampak terhadap bisnis. Cara terbaik melindungi finansial pribadi dari kecurangan dan kelalaian berbisnis adalah mendokumentasikan bisnis secara rapi.
Dokumentasi ini bisa digunakan sebagai “ senjata” jika sewaktu-waktu ada yang menuntut bisnis yang dijalankan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya