Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution
Dream - Paket kebijakan besar bidang perekonomian dipastikan segera terbit jelang batas waktu yang diberikan presiden. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan paket kebijakan itu terbagi dalam empat kelompok kebijakan deregulasi.
Keputusan deregulasi tersebut merupakan hasil rapat beberapa kementerian di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Perekonomian yang telah disetujui Presiden Joko Widodo, Rabu 2 September 2015.
Keempat kelompok kebijakan deregulasi itu adalah kelompok kebijakan fiskal keuangan, investor industri, percepatan pembangunan smelter dan sektor pangan.
Pada paket pertama, pemerintah akan mengeluarkan kebijakan deregulasi menyangkut fiskal dan keuangan. Sebanya 6-7 macam kebijakan akan dibuat.
Di bidang ini pemerintah diantaranya akan mengatur soal kepemilikan rumah atau apartemen oleh orang asing serta pengaturan rasio modal terhadap utang (debt to equity) ratio ke luar negeri.
"Kalau modalnya kecil jangan nanti dapat menyulitkan kita," kata Darmin.
Pada kelompok kebijakan investor industri, Darmin mengakui akan melakukan deregulasi besar-besaran.
"Deregulasi itu ada yang diubah total, ada yang hanya sebagian saja," ucap Darmin.
Saat ini setidaknya terdapat sekitar 160 peraturan terkait investasi industri yang masih dalam proses pengkajian.
Di kelompok kebijakan sektor energi, pemerintah akan memfokuskan pada upaya percepatan pembangunan smelter.
Terakhir, di kelompok kebijakan sektor pangan, fokus perhatian akan dipusatkan pada pengadaan beras miskin (Raskin).
Pemerintah rencananya akan memberikan pasokan Raskin sebanyak dua kali dalam setahun, yakni pada September dan November atau Desember.
"Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa akan mengubah nama beras raskin menjadi 'Beras Untuk Sejahtera'. Untuk detilnya akan kita jelaskan nanti mengenai pasokan beras, karena hal ini masih dibahas pada rapat," tutup Darmin.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya


Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya