Berawal Gamis buat Putri, Kini Jadi Pebisnis Fashion Muslim Anak

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 27 April 2021 12:48
Berawal Gamis buat Putri, Kini Jadi Pebisnis Fashion Muslim Anak
Jalani bisnis tak pantang menyerah.

Dream – Berawal dari sulitnya penjualan dan memutuskan mmeproduksi toko fashion muslim untuk anak, Shahiahijab kebanjiran pesanan. Berkembangnya jual beli online turut membantu bisnis yang sudah berdiri tiga tahun tersebut.  

Memulai bisnis di tahun 2018, Servantina Bunga bersama suaminya membangun Shahiahijab yang berawal dari keinginannya memakaikan gamis ke anaknya yang baru lahir di tahun tersebut.

“ Sebelumnya saya sudah suka dunia perkainan, dan sewaktu saya hamil pernah ikut kursus menjahit, dari pengalaman tersebut muncul lah inspirasi,” ujar Servantika Bunga pemilik Shahiahijab pada Senin, 26 April 2021.

Bunga dan suami langsung mempersiapkan segala macam kebutuhan bisnis, termasuk akun penjualannya yang dilakukan secara online melalui aplikasi Shopee Indonesia.

Melihat karakter dan segmentasi produk yang merujuk ke demografi dari Shopee Indonesia, untuk cakupan luas dari sistem pemasaran dan penjualan produk gamis anak, dan hijab anak dalam kategori Fashion Muslim, Bunga tanpa ragu melanjutkan bisnis fashion anak dibuat secara langsung dirinya sendiri.

1 dari 3 halaman

Perjalanan tak selalu indah

Shahia Hijab© Shahia Hijab

Untuk mencapai di titik sekarang, perjalanan tak selalu mulus. Lika-liku penjualan dan produksi barang pernah dialami Bunga. Sebut saja seperti kerugian dan gagal produksi, ditambah lagi dengan situasi pandemi menjadi tantangan bagi semua orang.

“ Setiap ada masalah ataupun kerugian saya mencari solusi agar Shahia tetap berjalan, dan kerugian tersebut saya anggap sebagai biaya belajar,” imbuhnya.

Shahiahijab terus berfokus untuk bisa berjualan produk Fashion Muslim dari sebelum pandemi dengan turut berpartisipasi di beberapa kampanye Shopee, salah satunya adalah Big Ramadan Sale.

2 dari 3 halaman

Pandemi, waktunya inovasi

Shahia Hijab© Shahia Hijab

Dari momen tersebut membuahkan hasil yang baik dengan penjualan Shahiahijab meningkat tiga kali lipat dibandingkan hari biasanya.

“ Semenjak pandemi ini saya terus berinovasi sesuai dengan kebiasaan masyarakat yang dirumah aja,” imbuhnya.

Kata Bunga, saya harus menyediakan kebutuhan masyarakat agar baju yang mereka pakai nyaman di dalam rumah, dan jika akan keluar rumah masih tetap kece dan juga modis.

Sebelumnya, Shahiahijab hanya fokus ke daerah penjualan sekitar rumahnya, kini lewat platform Shopee, Shahiahijab dapat menjangkau daerah luar provinsi, bahkan ada konsumen yang berasal dari kabupaten dan kota terpencil di Indonesia.

 

3 dari 3 halaman

Dengan adanya fitur gratis ongkir, diskon dan cashback juga jadi salah satu nilai tambah untuk para konsumen Shahiahijab yang dijadikan sebagai strategi pemasaran dari Bunga dan suami.

Tidak hanya itu, pendampingan, edukasi, dan pelatihan juga kerap diterima oleh Bunga untuk perkembangan dan keberlangsungan Shahiahijab melalui berbagai program inovatif yang diberikan program Kampus Shopee, juga melalui RM (Relationship Management) nya yang senantiasa mendampingi dan membimbing.

Laporan: Radhika Nada

Beri Komentar