Intip Kerendahan Hati Bill Gates, Pria Berharta Rp1.200 T

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 6 Agustus 2017 14:02
Intip Kerendahan Hati Bill Gates, Pria Berharta Rp1.200 T
Mulai dari pakai jam murah sampai membuat yayasan.

Dream – Layaknya padi, semakin berisi semakin merunduk. Itu bisa menjadi peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kerendahan hati miliarder asal Seattle, Bill Gates.

Dilansir dari Mirror, Minggu 7 Agustus 2017, pria ini lebih menyukai mengenakan barang-barang dengan harga yang murah daripada barang-barang mewah.

Gates lebih suka mengenakan jam tangan Casio dengan harga 8 poundsterling (Rp140 ribu) dan menyantap makanan cepat saji seperti burger McDonald dan Burger King.

Padahal, menurut data Bloomberg Billionaire Index per 4 Agustus 2017, asset Gates mencapai US$90,7 miliar (Rp1.207,37 triliun).

“ Saya ini penggemar berat makanan Amerika, yaitu burgernya McDonald dan Burger King,” kata pendiri Microsoft.

Bahkan, dia melarang ketiga anaknya, Jeniffer, Rory, dan Phoebe, untuk memiliki telepon seluler hingga berusia 14 tahun. Juga melarang anak-anaknya memegang piranti elektronik dari makan malam hingga jam tidur.

Pria ini mendorong anak-anaknya supaya bisa bersosialiasi dengan teman-temannya.

“ Anda masih bisa melakukan aktivitas yang lebih baik, seperti mengerjakan PR dan bermain bersama teman-teman. Kami melarang penggunaan smartphone ketika makan dan tidak memberikannya sampai usia mereka 14 tahun. Meski mereka protes karena teman-temannya mendapatkan ponsel terlebih dahulu,” kata Gates.

Selain punya gaya hidup sederhana, Gates juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama manusia. Menjadi seorang miliarder tak lantas membuatnya kikir. Suami dari Melinda Gates ini justru membangun sebuah yayasan yang bernama Bill and Gates Foundation pada tahun 2000.

Yayasan ini memberikan donasi ke seluruh dunia. Langkah Gates ini menginspirasi pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, untuk berbuat serupa: membuat yayasan amal.

Setelah tak jadi pemimpin Microsoft, Gates mendedikasikan dirinya untuk yayasan amal. Anak-anak menjadi perhatian terbesar yayasan amal yang dibangun pria ini, misalnya memberikan bantuan vaksin untuk anak-anak di negara-negara miskin.

Gates pun membeberkan kunci kebahagiaan dalam hidupnya. Dia mengatakan uang yang bergelimang tak memberikan kebahagiaan. Yang membuatnya merasa bersyukur adalah istri dan anak-anaknya.

“ Memiliki uang tak memberikan Anda semua jawaban,” kata Gates. (ism) 

Beri Komentar