Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menerima kedatangan Deputy Group CEO Noor Bank Ahmed Aljanahi, sebagai perwakilan dari Noor Islamic Bank di Uni Emirat Arab.
Kedatangan CEO Noor Bank ini untuk menyampaikan komitmen dari para investor di Dubai untuk menanamkan modalnya di Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk yang diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia.
Bambang menyatakan meski di tengah lesunya perekonomian dunia, para investor Dubai melihat investasi pada SBSN Indonesia tetap menarik.
" Ada rencana dari investor-investor di Dubai yang dipimpin oleh Noor Bank ini untuk invest di Sukuk Indonesia. Mereka akan masuk ke sukuk kita dengan jumlah yang signifikan," seperti dikutip dalam laman situs Kemenkeu, Rabu, 26 Agustus 2015.
Bambang menilai, investasi ini berpotensi untuk memperkuat cadangan devisa dalam negeri dan membantu Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar mata uang rupiah.
" Kami harapkan nantinya bisa memperkuat cadangan devisa, tentunya yang akan membantu BI dalam menjaga stabilisasi nilai tukar. Jadi kita sambut baik keinginan tawaran yang sangat menarik dari investor dari Timur Tengah yang akan dipimpin Noor Bank," tandasnya.
Ahmed Aljannahi seperti dikutip laman yahoo.com, berharap pihaknya bisa ikut terlibat dalam penerbitan sukuk yang dilakukan pemerintah.
Indonesia, diakui menjadi salah satu pasar internasional incaran Noor Bank selain Turki dan negara lainnya. Mereka juga berupaya mencari pasar baru ditengah persiangan industri keuangn syariah Dubai yang semakin ketat.
Dua pekan lalu, Noor Bank mengaku terlibat dalam penerbitkan sukuk Garuda Indonesia bernilai US$ 500 juta.
" Hari ini kami membicarakan nilai besar yang lebih signifikan lagi," kata Aljannahi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya