Tahun Ini, Awal Tren Perusahaan Jual Utang Syariah

Reporter : Ramdania
Jumat, 21 Agustus 2015 07:02
Tahun Ini, Awal Tren Perusahaan Jual Utang Syariah
Banyak perusahaan menerbitkan sukuk sebagai sumber pembiayaan.

Dream - Adanya gebrakan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menggalakkan keuangan syariah sejak awal tahun 2015, tampaknya mulai membuahkan hasil. Kini, tidak hanya pemerintah yang mengeluarkan surat utang syariah (sukuk) ritel, perusahaan pun mulai tertarik mengeluarkan sukuk sebagai sumber pembiayaan.

Tercatat, hingga akhir semester I tahun ini, ada 8 sukuk korporasi dengan total nilai Rp 1,5 triliun yang dikeluarkan 4 perusahaan, yaitu BNI Syariah dengan nilai sukuk terbesar Rp 500 miliar, Adira Dinamika Multifinance, Indosat, dan Summarecon Agung.

Realisasi ini jauh berbeda jika dibandingkan tahun lalu. Pada semester I tahun 2014, hanya Bank Internasional Indonesia yang menerbitkan sukuk dengan nilai Rp 300 miliar.

Pengamat Pasar Modal Gunawan Yasni melihat adanya pencerahan pada keuangan syariah sejak dicanangkan tahun ini sebagai Tahun Keuangan Syariah oleh Bank Indonesia (BI) dan OJK.

" Dewan Syariah bersama OJK dan BI menyosialisasikan dan mengedukasi pihak yang berkepentingan, ditambah dengan rutinnya pemerintah menerbitkan sukuk ritel serta peraturan dari OJK yang keluar secara maraton, ini harusnya membuat semua industri keuangan tumbuh, tidak hanya tahun ini, tapi selanjutnya," ujar Gunawan kepada Dream, Kamis, 20 Agustus 2015.

Diharapkan, lanjut Gunawan, dengan dikeluarkannya peraturan OJK terkait keuangan syariah yang lebih lengkap, maka akan memberikan efek yang lebih besar terhadap industri keuangan syariah.

" Ini kan masih ada beberapa peraturan yang masih pending, kalau sudah keluar maka dampaknya akan lebih banyak terhadap keuangan syariah," tandasnya.

Beri Komentar