Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Pemerintah berhasil menghimpun Rp1,69 triliun dari hasil lelang penjualan empat seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Rabu (3/6) kemarin, yang akan digunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015.
Keempat seri SBSN yang dilelang kemarin yakni seri SPN-S 04122015, PBS006, PBS007, dan PBS008. Dalam keterangan resminya Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko yang dikutip, Jumat, 5 Juni 2015, menyatakan, total penawaran yang masuk dalam lelang kemarin mencapai Rp4,84 triliun.
Secara rinci, total penawaran yang masuk untuk seri SPN-S 04122015 mencapai Rp1,63 triliun, dengan jumlah nominal yang dimenangkan sebesar Rp500 miliar. Menawarkan imbalan berupa diskonto, seri ini akan jatuh tempo pada 4 Desember 2015.
Sementara itu, total penawaran masuk untuk seri PBS006 sebesar Rp417 miliar, dengan jumlah nominal yang dimenangkan sebesar Rp80 miliar. Seri ini menawarkan imbalan sebesar 8,25 persen, dan akan jatuh tempo pada 15 September 2020.
Terakhir, total penawaran masuk untuk seri PBS008 mencapai Rp2,36 triliun, dengan jumlah nominal yang dimenangkan sebesar Rp1,11 triliun. Seri ini Seri ini menawarkan imbalan sebesar 7 persen, dan akan jatuh tempo pada 15 Juni 2016.
Untuk seri PBS007, total penawaran masuk mencapai Rp435 miliar, tetapi tidak ada nominal yang dimenangkan untuk seri ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya