Jangan Telan Bulat-Bulat 4 Saran Karier Ini

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 21 September 2016 07:14
Jangan Telan Bulat-Bulat 4 Saran Karier Ini
Sarannya kadang-kadang menyesatkan. Apa saja?

Dream – Dalam berkarier, tak sedikit karyawan yang meminta bantuan orang lain. Saran yang bermanfaat siapa tahu bisa membantu pengembangan karier mereka.

Namun, tak selamanya saran yang diberikan teman kerja atau rekan terdekat bisa efektif mengangkat karir kamu. 

Sebut saja saran untuk mengikuti passion dalam berkarier. Saran seperti ini terkesan “ buta”. Memiliki pekerjaan yang sesuai dengan passion adalah sesuatu yang menyenangkan. Tapi, tidak mungkin juga mengandalkan pendapatan dari hobi. Mencari pekerjaan sampingan pun tetap diperlukan untuk menambah pendapatan.

Lalu, apa lagi, ya?

Berikut ini adalah empat saran karier yang sebaiknya dihindari demi keberlangsungan karier menurut CheatSheet, ditulis Rabu 21 September 2016.

1. Ikuti Passion

Ini adalah saran yang buruk jika “ ditelan” mentah-mentah. Memang memiliki pekerjaan yang sesuai dengan minat adalah sesuatu yang menyenangkan. Tapi, perlu diingat, ada kalanya hobi tidak bisa menghasilkan pundi-pundi uang sesuai dengan yang diharapkan. Lebih baik mencari pekerjaan lain untuk sampingan. Sebut saja fotogragfi. Fotografi ini adalah hobi yang mengagumkan. Banyak orang yang sukses menjadikan hobi ini sebagai karier dan tak sedikit pula yang tak bisa menghasilkan banyak uang dari fotografi.

2. Jangan Menetap

Jika mendapatkan saran ini, lebih baik jangan langsung diterima. Lebih baik sesuaikan dengan kondisi pekerjaan saat ini. Jika merasa ada penurunan kinerja atau mendapat perlakuan buruk dari kantor, tak ada salahnya untuk hengkang. Tapi, jika kondisinya bisa diperbaiki, urungkan niat tersebut.

3. Sekolah lagi

Beberapa pekerjaan membutuhkan gelar spesialis. Jika menginginkan pekerjaan dengan tingkat akademis yang lebih tinggi, it’s okay untuk kembali ke bangku kuliah. Sebaliknya, jika nyaman dengan pekerjaan Anda dan pekerjaan itu tak memerlukan gelar yang lebih tinggi untuk “ naik tingkat”, lebih baik opsi kembali ke sekolah tidak perlu diambil.

Gelar pendidikan memang penting di dunia karier, tapi pengalaman jauh lebih penting. Banyak orang yang menginginkan lebih banyak pengalaman. Jika Anda memilih melepas karier dan melanjutkan studi, padahal punya kompetensi untuk bersaing, hasilnya adalah Anda akan menjadi seseorang yang jobless.

4. Jangan ambil risiko

Ada beberapa risiko yang sebaiknya dihindari untuk keberlangsungan karier. Sebut saja digosipkan rekan kerja atau diperlakukan tidak adil oleh bos.

Tapi, jangan salah, risiko juga bermanfaat bagi jenjang karier. Jika hanya bekerja dengan tenang dan tidak pernah menunjukkan kemampuan di hadapan pimpinan, karier akan berada di tempat itu-itu saja. Beranilah untuk mencoba untuk mengambil proyek baru. Coba daftar untuk promosi (tapi pastikan masuk ke dalam kualifikasi). Hadiri loka karya dan temui orang-orang baru. Lebih banyak risiko karier yang sehat yang diambil, lebih baik pula kehidupan karier yang didapat.

Beri Komentar