Presiden Joko Widodo.
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan program pembangunan berbasis padat karya. Program ini bakal melibatkan masyarakat mulai dari penggagasan hingga pelaksanaannya.
Sementara, para pekerja yang notabene merupakan masyarakat itu sendiri bakal diganjar upah. Besarannya ditentukan berdasarkan standar kelayakan di masing-masing daerah.
Dikutip dari setkab.go.id, Jokowi mengatakan upah harian yang diterima pekerja program padat karya mengikuti standar yang ada. Dia berharap besaran upah ini tidak merusak pasar.
Misalnya, kata Jokowi, upah tukang sebesar Rp125 ribu per hari di Gowa. Sedangkan pembantu tukang Rp85 ribu per hari.
“ Kalau dibandingkan seperti yang kemarin di Jawa Tengah, hanya Rp100 ribu, di Sumatera Barat beda lagi, di tempat lain beda lagi,” kata Jokowi.
Lebih lanjut, program ini bakal dijalankan di banyak proyek pembangunan. “ Ada yang berupa irigasi, jalan, (dan) persawahan untuk mempermudah produksi,” kata dia.
(Sah)
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama