Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bank Indonesia Punya Cara Khusus Untuk Mempersempit Ruang Gerak Calo Penukaran Uang.
Dream – Bank Indonesia (BI) memperbanyak lokasi penukaran uang receh untuk kebutuhan Ramadan. Hal ini bertujuan agar praktik calo penukaran uang, biasa disebut inang-inang, bisa dihilangkan.
Deputi Gubernur BI, Sugeng, mengatakan salah satu masalah klasik yang dihadapi dalam kegiatan penukaran uang rupiah adalah keberadaan calo yang sangat merugikan masyarakat.
“Untuk bisa menghindari (calo) tadi, jurus kita adalah memperbanyak pelayanan,” kata Sugeng di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Kamis, 8 Juni 2017.
Sugeng mengatakan BI bakal merangkul perbankan untuk melayani penukaran uang receh. Lalu, mereka juga memberikan layanan kas titipan yang dibuka agar orang bisa menukarkan uang lebih gampang. Selain itu, praktik-praktik penukaran uang yang tidak dibenarkan bisa dikurangi.
Untuk nominal penukaran uang, BI akan membatasi jumlah penukaran dan nominal uang yang ditukarkan. Identitas penukar juga akan direkam sehingga dia hanya bisa menukar uang sekali dalam satu hari dan di satu bank saja.
“Kita sudah maju. Seseorang yang sudah menukar uang, KTP-nya terekam. Satu orang dibatasi 1 kali, Rp3,7 juta. Kalau mau tukar ke bank lain, tak bisa sudah ke-link jaringan bank lain,” kata dia.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI, Suhaedi, mengharapkan masyarakat langsung menukarkan uang ke BI atau ke bank lain. Ini supaya terhindar dari risiko menerima uang palsu serta sejumlah pungutan.
“Kami mengajak masyarakat menukarkan uang kepada BI dan perbankan supaya terhindar dari uang palsu. Paling penting itu menghindari uang palsu dan tidak dipungut biaya,” kata Suhaedi.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'