Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pertumbuhan Keuangan Syariah Belum Menandingi Keuangan Konvensional.
Dream – Perkembangan keuangan syariah di Indonesia telah membuahkan prestasi, seperti produk yang semakin banyak dan infrastruktur yang mendukung keuangan syariah. Di pasar global, Indonesia bahkan termasuk dalam top ten negara yang memiliki indeks keuangan syariah terbesar di dunia.
Meski demikian, pertumbuhan keuangan syariah di Tanah Air belum mampu mengimbangi pertumbuhan keuangan konvensional.
Dikutip dari buku Roadmap Pengembangan Keuangan Syariah Indonesia, Rabu 14 Juni 2017, hal ini terlihat dari market share (pangsa pasar) keuangan syariah yang masih rendah, yaitu 5 persen walaupun ada beberapa produk keuangan syariah yang memiliki pangsa pasar di atas 5 persen.
Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2017, total aset keuangan syariah di Indonesia (tidak termasuk saham syariah), mencapai Rp967,9 triliun dan didominasi oleh perbankan syariah yang hampir mencapai 50 persen.
Ada beberapa produk keuangan syariah yang pangsa pasarnya lebih dari 5 persen, yaitu perbankan syariah 5,29 persen, pembiayaan syariah 7,27 persen, dan sukuk negara 16,96 persen.
Angka-angka di atas menunjukkan keuangan syariah masih perlu dikembangkan sehingga bisa mengimbangi pertumbuhan keuangan konvensional.
Yang perlu dilakukan untuk mengakselerasi pertumbuhan keuangan syariah di Indonesia adalah melakukan beberapa program yang bisa menyelesaikan berbagai permasalahan lintas sektor. Permasalahan-permasalahan yang dimaksud misalnya keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan akses produk keuangan syariah, dan keterbatasan suplai produk keuangan syariah.
Untuk itu, peta jalan pengembangan keuangan syariah ini memiliki visi untuk mewujudkan industri jasa keuangan syariah yang tumbuh dan berkelanjutan dan berkeadilan serta berkontribusi bagi perekonomian nasional dan stabilitas sitstem keuangan menuju terwujudnya Indonesia sebagai pusat keuangan syariah dunia.
Misi utama roadmap periode 2017-2019 ini meningkatkan kapasitas kelembagaan dan ketersediaan produk industri keuangan syariah yang lebih kompetitif dan efisien, memperluas akses terhadap produk dan layanan keuangan syariah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan inklusi produk keuangan syariah dan koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk memperbesar pangsa pasar keuangan syariah.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya