Dream - BNI Syariah mencatat kinerja yang gemilang di tahun 2014. Anak perusahaan Bank Negara Indonesia (BNI) ini mencetak laba Rp 163,25 miliar atau naik sebesar 38,98% dibanding tahun sebelumnya senilai Rp 117,46 miliar.
Berdasarkan keterangan pers, Kamis, 16 April 2015, aset bank ini tumbuh sebesar 32,52% dari tahun sebelumnya dengan posisi total aset per Desember 2014 mencapai Rp 19,49 triliun. Pertumbuhan aset didorong oleh pertumbuhan pembiayaan sebesar 33,79% dan pertumbuhan DPK sebesar 41,42% dari tahun sebelumnya.
Adapun total pembiayaan senilai Rp 15,04 triliun sebagian besar merupakan pembiayaan konsumtif 52,60%, disusul oleh pembiayaan produktif UKM 21,61%, pembiayaan komersial 16,15%, pembiayaan mikro 6,96%, dan pembiayaan kartu Hasanah Card 2,68%. Untuk pembiayaan konsumtif tersebut sebagian besar merupakan pembiayaan Griya iB Hasanah sebesar Rp 6,88 Triliun.
Seiring dengan pertumbuhan pembiayaan, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga meningkat sebesar 41,42% dari tahun sebelumnya atau tumbuh sejumlah Rp 4,76 triliun dengan rasio Tabungan dan Giro (CASA) sebesar 45,38%.
Pencapaian kinerja bisnis tersebut tetap memperhatikan kualitas pembiayaan di mana NPF dapat dipertahankan sebesar 1,86% masih sama dengan tahun sebelumnya.
Kinerja yang baik ini membuat BNI Syariah berhasil mendapatkan beberapa penghargaan diantaranya Annual Report Award (ARA) 2013, Juara 1 kategori Private Keuangan Non Listed; Indonesia Banking Award 2014 ketegori Bank Umum Syariah buku 2 dan kategori The Most Reliable Bank; Indonesia Middle Class Moslem Brand Champion 2014 untuk kategori produk Tabungan dan KPR Syariah; serta Top Brand 2015.
Dengan kinerja yang menggembirakan serta strategi bisnis yang cermat, BNI Syariah optimis masyarakat dan calon investor akan menyerap surat utang syariah (sukuk) Mudharabah Bank BNI Syariah I Tahun 2015 yang telah diterbitkan senilai Rp 750 miliar dengan baik.
Advertisement