Lapor SPT ke Kantor Pajak Bakal Ditolak, Wajib e-Filling!

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 8 Februari 2019 17:15
Lapor SPT ke Kantor Pajak Bakal Ditolak, Wajib e-Filling!
Sampaikan via pos? Siap-siap laporanmu dikembalikan.

Dream – Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP) menerbitkan regulasi terbaru tentang penyampaian pajak. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-02/PJ/2019 tentang Tata Cara Penyampaian, Penerimaan, dan Pengolahan Surat Pemberitahuan.

Regulasi itu merupakan pelaksanaan dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2018, dan menggantikan tujuh ketentuan Dirjen Pajak sebelumnya terkait penyampaian SPT (Surat Pemberitahuan).

Salah satu pokok perubahan penting dalam PER-02 ini adalah mengenai kewajiban penyampaian SPT melalui e-Filing untuk meringankan beban administrasi wajib pajak sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan kemudahan berusaha.

“ Berdasarkan PER-02 ini Wajib Pajak Badan yang terdaftar di KPP Madya, KPP di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Khusus, dan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar wajib menyampaikan SPT Tahunan, SPT Masa PPh Pasal 21 / 26, serta SPT Masa PPN melalui e-Filing,” dikutip dari , Jumat 8 Februari 2019.

Aturan penyampaian SPT melalui e-Filing ini juga berlaku bagi wajib pajak yang melakukan pemotongan PPh (Pajak Penghasilan) terhadap lebih dari 20 karyawan, wajib menggunakan e-Filing untuk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21 / 26 serta pengusaha yang dikenakan pajak, wajib menggunakan e-Filing untuk menyampaikan SPT Masa PPN.

Ditjen Pajak memastikan penyampaikan SPT Pajak yang masih dikirimkan via pos akan ditolak. SPT tersebut akan dikembalikan kepada wajib pajak.

Selain melalui penggunaan e-Filing, PER-02 ini juga memberikan kemudahan layanan bagi wajib pajak di mana semua jenis SPT, termasuk SPT Pembetulan dan SPT Masa lebih bayar, dapat diterima di KP2KP dan layanan di luar kantor.

1 dari 1 halaman

Lapor SPT: Lebih Awal, Lebih Nyaman

DJP mengimbau wajib pajak untuk dapat menyampaikan SPT lebih awal agar lebih nyaman, sekaligus menghindari risiko terlambat atau lupa lapor.

“ Untuk kemudahan wajib pajak, DJP menyediakan fasilitas e-Filing yang dapat digunakan secara online, di mana saja dan kapan saja selama terhubung ke jaringan internet. Selain e-Filing, tersedia pula fasilitas e-Form yang dapat diisi dan disimpan secara offline dan setelah selesai diunggah ke sistem DJP,” tulis DJP.

Untuk mendapatkan salinan PER-02 ini dan informasi lain seputar perpajakan serta berbagai program dan layanan yang disediakan DJP, kunjungi www.pajak.go.id atau hubungi Kring Pajak di 1500 200.

Beri Komentar