Minat Masyarakat Untuk Mendaftarkan Kartu SIM Sangat Tinggi. (Foto: Shutterstock)
Dream – Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) angkat suara tentang tingginya minat masyarakat untuk mendaftar ulang kartu seluler atau SIM (Subscriber Identification Modul) Card. Kominfo meminta masyarakat tidak terburu-buru mendaftarkan nomor telepon selulernya.
“ Jangan terburu-buru,” kata Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo, Ahmad M. Ramli, di Jakarta, ditulis Rabu 1 November 2017.
Ahmad mengatakan, waktu pendaftaran ulang kartu SIM berlaku sampai 28 Februari 2018. Meskipun masih lama, dia juga meminta masyarakat untuk tidak terlena, sehingga ramai-ramai mendaftar di hari-hari akhir.
“ Jangan di detik-detik akhir juga,” kata dia.
Dia mengingatkan pelanggan untuk memasukkan nomor Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).
“ Tinggal masukkan NIK dan nomor KK-nya. Santai saja,” kata Ahmad. (ism)
Advertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%