Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Konferensi Pers Kinerja Tahun 2016 BSM (Dream.co.id/Arie Dwi Budiawati)
Dream - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) membukukan laba bersih sebesar Rp325,4 miliar per Desember 2016. Perolehan anak usaha PT Bank Mandiri Tbk ini naik 12,38 persen dibandingka dengan laba Desember 2015 yang sebesar Rp289,6 miliar.
Direktur Utama BSM, Agus Sudiarto, mengatakan perolehan laba bersih ini berasal dari perbaikan aktiva produktif serta meningkatnya pendapatan bersih. Sumber lain adalah pengendalian biaya overhead serta penghematan biaya Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN).
"Total pendapatan bersih BSM per Desember 2016 naik sebesar 12,72 persen menjadi Rp4,9 triliun dari semula Rp4,4 triliun per Desember 2015," kata Agus dalam Press Conference Kinerja Tahun 2016 BSM di Jakarta, Rabu, 1 Maret 2016.
Agus mengatakan rasio pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing/NPF) nett turun dari 4,1 persen pada Desember 2015 menjadi 3,1 persen per Desember 2016. Agus mengatakan BSM berhasil mengumpulkan recovery ex write off termasuk marjin per Desember 2016 sebesar Rp537 miliar.
"Alhamdulillah, kinerja kami sudah on track semakin membaik," kata Agus.
BSM juga mencatat adanya kenaikan aset sebesar 12,03 persen menjadi Rp78,8 triliun pada Desember 2016. Peningkatan aset antara lain ditopang oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 12,62 persen menjadi Rp69,9 triliun pada Desember 2016.
"Sekitar 49,58 persen atau Rp34,7 triliun dari total DPK adalah dana murah (low cost fund)," kata dia.
Pembiayaan BSM pun tumbuh 8,8 persen dari Rp51,1 persen dari Desember 2015 menjadi Rp55,6 triliun per Desember 2016.
"Kami senantiasa konsisten untuk terus menumbuhkan pembiayaan dengan penjagaan kualitas agar perusahaan bisa menghasilkan profit yang optimal," kata dia.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari