2017, BSM Targetkan Bisnis Gadai dan Cicil Emas Tumbuh 25%

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 22 Februari 2017 15:30
2017, BSM Targetkan Bisnis Gadai dan Cicil Emas Tumbuh 25%
Saat ini, nilai cicil dan gadai emas di BSM menembus angka Rp2 triliun.

Dream - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) mencatat kinerja positif pada unit bisnis gadai dan cicil emas. Bank syariah ini mencatat nilai outstanding gadai dan cicil emas pada Desember 2016 mencapai Rp2,1 triliun.

Melihat kinerja positif bisnis emas, BSM menargetkan usaha cicil dan gadai emas perusahaan bisa tumbuh 25 persen tahun ini. " Itu target minimal. Kami ingin tumbuh lebih besar," kata Senior Executive Vice President Retail Banking BSM, Niken Andonowarih, di Jakarta, Rabu 22 Februari 2017.

Niken mengatakan ada berbagai upaya yang akan dilakukan untuk mewujudkan pertumbuhan itu, seperti marketing dan perluasan saluran pemasaran dan media komunikasi.

Anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (Persero) ini juga meluncurkan situs pembelian emas di BSM, yaitu http://bsmemas.bsm.co.id. Situs tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat untuk mengakses fitur produk, simulasi perhitungan cicil dan gadai emas, serta mencari informasi lokasi outlet.

“ Insya Allah dengan infrastruktur yang memadai dan program sosialisasi serta promosi cicil dan gadai terus-menerus, gadai dan cicil emas BSM akan tumbuh positif,” kata dia.

Pada Desember 2016, nilai outstanding cicil dan gadai emas BSM mencapai Rp2,1 triliun atau tumbuh 24 persen. Porsi bisnis cicil emas berkontribusi sebesar 80 persen sementara gadai emas menyumbang 20 persen.

Dari bisnis emas tersebut, perusahaan mencatat pendapatan dari biaya gadai dan cicil emas BSM pada Desember 2016 mencapai Rp226 miliar atau naik 15 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya

Dia mengatakan faktor utama pertumbuhan pembiayaan gadai emas adalah bertambahnya pembiayaan antara Rp25 juta-Rp100 juta yang menyumbang komposisi pembiayaan gadai emas sekitar 34 persen.(Sah)

Beri Komentar