Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Di Indonesia, Arab Saudi Turut Menanamkan Modalnya Di Pengembangan Kilang. (Foto: Merdeka.com/Angga Yudha)
Dream – Sebelum bertandang ke Indonesia, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, berkunjung ke Malaysia terlebih dahulu. Dalam kunjungan kenegaraan itu, kedua pihak menandatangani kerja sama di beberapa bidang, yaitu ekonomi, tenaga kerja, serta sains dan pendidikan.
Salah satu kerja samanya adalah investasi di bidang minyak dan gas bumi (migas).
Dilansir dari Mynewshub, Selasa 28 Februari 2017, BUMN migas Arab Saudi, Aramco, akan menandatangani kerja sama dengan BUMN migas Malaysia, Petronas, untuk mengembangkan kilang minyak di Pengerang, Johor. Melalui Aramco, Arab Saudi menanamkan modalnya di pengembangan kilang tersebut.
Perdana Menteri Malaysia, Najib Tun Razak, mengatakan nilai investasi Arab Saudi di sektor migas ini sebesar US$7 miliar (Rp93,39 triliun).
“ Angka US$7 miliar ini adalah jumlah investasi yang signifikan,” kata Najib di Putra Jaya, Malaysia.
Jika dibandingkan dengan Indonesia, angka investasi Arab Saudi di BUMN migas Indonesia, Pertamina lebih kecil daripada di Petronas. Sekretaris Kabinet Indonesia, Pramono Anung, mengatakan investasi Aramco di kilang Cilacap, Jawa Tengah, senilai US$6 miliar (Rp80,18 triliun).
Rencana pembangunan kilang minyak hasil investasi Aramco dan Pertamina memang lama sudah lama bergaung. Pada Oktober 2015 silam, Utusan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud, Menlu Adel bin Ahmed Al Jubier menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, kemarin. Pertemuan ini guna menindaklanjuti hasil pertemuan Jokowi dengan Raja Arab di Jeddah, bulan lalu.
Menurut Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, pertemuan ini membahas kerja sama dengan negara petro dollar itu dalam 4 bidang, yaitu pembangunan kilang, pemberi pasokan minyak mentah, petrokimia, dan pembangunan storage. Selain itu, ada juga kemungkinan kerja sama di bidang pariwisata dan pertanian.(Sah)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya