Laju Penguatan Indeks Syariah Belum Terbendung

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 2 Juli 2014 16:23
Laju Penguatan Indeks Syariah Belum Terbendung
Penguatan indeks saham syariah muncul di tengah aksi pemodal asing yang masih berhati-hati menyimpan dananya jelang Pilpres 2014.

Dream - Aksi belanja asing di menit-menit terakhir perdagangan membantu indeks pasar modal Indonesia melompat ke zona hijau. Penguatan ini selaras dengan bursa saham Asia yang didominasi adanya kenaikan indeks.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 2 Juli 2013, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melompat 23,44 poin (0,48%) di menit akhir perdagangan. Penguatan ini membantu IHSG kembali menembus level bari 4.908,27.

Pemodal asing kali ini menghabiskan uangnya di pasar modal nasional hingga Ro 220,31 miliar, lebih kecil dari transaksi dua hari terakhir. Asing memang sempat plin-plan untuk membelanjakan uangnya setelah bergerak di kisaran kecil sejak awal perdagangan.

Secara keseluruhan, perdagangan saham hari ini mencetak nilai Rp 3,59 triliun dengan 37,56 miliar saham beralih tangan.

Berbeda dengan IHSG yang berjuang keras menembus level positif, dua indeks saham syariah justru bertahan di zona hijau jelang penutupan perdagangan.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 1,13 poin (0,71%) ke level 161,01. Sementara Jakarta Islamic Index (JII) naik 7,5 poin (1,14%) ke level 663,85.

Menguatnya ISSI dibantu naiknya harga saham dari 100 emiten syariah di tengah koreksi dari 71 emiten lainnya. Transaksi perdagangan saham halal hari ini tercetak sebesar Rp 2,37 triliun.

Dari kawasan regional, penguatan indeks saham hampir terjadi di seluruh bursa utama Asia. Indeks Nikkei dan Hang Seng masing-masing menguat 43,8 poin (0,29%) dan 358,9 poin (1,55%).

Pelemahan justru terjadi di pasar valuta asing. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang stagnan di sesi pagi, kini mencetak koreksi 49 poin (0,41%) ke level 11.912 per dolar AS.

Saham perusahaan barang konsumsi, UNVR, kali ini memimpin daftar pencetak kenaikan harga tertinggi (top gainer) emiten bluechips syariah dengan menguat 575 poin (1,93%) ke level 30.325 per saham.

Top gainer lainnya adalah AALI yang menguat Rp 300, ITMG Rp 275, UNTR Rp 275, dan EXCL Rp 225 per saham. (Ism)

Beri Komentar