Sepekan Jelang Pilpres, Indeks Syariah Menguat Lagi

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 2 Juli 2014 09:16
Sepekan Jelang Pilpres, Indeks Syariah Menguat Lagi
Penguatan indeks bursa saham selama tiga hari terakhri memicu spekulasi munculnya rally Pilpres yang tingga berlangsung sepekan lagi.

Dream - Bursa saham Indonesia mulai bersemangat sepekan jelang Pemilihan Presiden. Indeks kembali dibuka menguat di tengah sentimen positif dari dalam dan luar negeri.

Pasar saham Wall Street Amerika Serikat semalam juga ditutup menguat. Indeks Dow Jones dibuka naik lebih dari 100 poin. Penguatan kali ini diharapkan bisa membuka munculnya rally Pilpres di pasar modal Indonesia.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga disuguhi data neraca perdangan Indonesia yang kembali positif.

Pada sesi pra pembukaan perdagangan saham, Rabu, 2 Juli 2013, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 3,02 poin (0,06%) ke level 4.887,85. Naiknya harga saham dari 27 emiten di sesi pagi ini membawa indeks ke zona hijau.

Penguatan IHSG berlanjut pada sesi pembukaan perdagangan. Indeks dibuka menguat 3,48 poin atau 0,08% ke level 4.888.

Aksi beli asing pada pagi ini juga membawa ISSI bergerak menguat 0,04 poin (0,03%) ke level 159,93. Sementara indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,21 poin (0,03%) ke level 656,56.

Hingga menit awal perdagangan saham, gerak indeks saham syariah berada dalam tren menguat. Sebanyak 54 emiten halal bergerak menguat sementara hanya 9 emiten yang mengalami koreksi.

Transaksi pagi ini tercatat sebanyak 857,22 miliar saham dengan nilai berkisar Rp 78 miliar.

Dari kawasan regional, seluruh indeks saham bursa utama Asia kompak memulai perdagangan di zona hijau. Indeks Nikkei dan Hang Seng masing-masing menguat 80,4 poin (0,52%) dan 204,8 poin (0,88%).

Kabar baik juga muncul dari pasar keuangan. Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 60 poin (0,5%) ke level 11.840 per dolar AS.

" Pada dua hari perdagangan terakhir, pemodal asing terlihat sudah mulai melakukan positioning, IHSG dan harga dari saham-saham sudah mulai mengakhiri trend turunnya. IHSG terlihat mulai bersiap melakukan Rally Pemilu," ujar Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya.

Meskipun demikian, potensi kenaikan IHSG sepertinya masih belum terlalu besar. Sejauh ini, kisaran resisten di 4900-4925 adalah potensi kenaikan jangka pendek terdekat. Untuk potensi kenaikan optimal, sejauh ini hanya sekitar kisaran 5050-5100, target dari triangle pattern.

Pasar modal Indonesia, ujar Satrio, menunggu masuknya volume perdagagangan untuk memulai rally pilpres ini. Kenaikan 129.47 poin (0,77 persen) yang terjadi pada indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam, memberikan harapan bahwa rally tersebut akan segera dimulai.

" IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak flat naik pada kisaran 4860 - 4925. Penutupan diatas 4925 bakal membuka potensi kenaikan menuju resisten selanjutnya di 5050 - 5100," ujarnya.

Sejauh ini, potensi kenaikan yang cukup, baru terlihat pada saham-saham perbankan, semen, dan saham-saham big caps. Posisi Buy On Weakness bisa dilakukan pada saham-saham komoditas sambil menunggu saham-saham tersebut mengalami bottoming.

Beri Komentar