Rilis Dana Pensiun Syariah, Bank Muamalat Incar Rp1,5 Triliun

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 4 Mei 2018 13:15
Rilis Dana Pensiun Syariah, Bank Muamalat Incar Rp1,5 Triliun
Bank Muamalat ini akan menempatkan dana nasabah di instrumen-instrumen keuangan syariah ini.

Dream – PT Bank Muamalat Tbk meluncurkan program dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) Syariah. Bank Muamalat menyebut DPLK Syariah merupakan program pengelolaan investasi di hari tua secara syariah.

Presiden Direktur Bank Muamalat, Achmad K. Permana, dalam Puncak Milad ke-16 Tahun Bank Muamalat di Muamalat Tower, Jakarta, Jumat, 4 Mei 2018, mengatakan DPLK Muamalat secara syariah ini sudah berdiri sejak tahun 1997. Lembaga ini diperbaharui berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Peraturan OJK Nomor 33/POJK).05/2016.

" Kami akan terus mengedukasi masyarakat tentang investasi untuk masa pensiun, terutama sebagai satu-satunya yang secara penuh beroperasi secara syariah," ujar Permana.

Permana menjelaskan, DPLK Syariah Muamalat telah menawarkan produk atau perusahaan pengelola dana syariah penuh (full fledge). Skema penempatan dana kelolaan DPLK dibagi atas  deposito dengan porsi 62 persen, sukuk 28,5 persen, reksadana 7 persen dan saham 2,5 persen.

DPLK Syariah Muamalat ini akan fokus membidik segmen nasabah korporasi memiliki dua produk yakni, program pensiun iuran pasti (PPIP) bernama 'Pensiun Terencana Muamalat (PTM) dan program pensiun untuk kompensasi pesangon (PPUKP) bernama 'Pensiun untuk Pesangon Terencana Muamalat (PPTM)'.

Direktur DPLK Syariah Muamalat, Sulistyowati mengatakan, dari Januari - Maret 2018, pihaknya telah mengumpulkan dana Rp1,3 triliun dengan target pertumbuhan 20 persen di akhir tahun. Mereka mengincar dana sebesar Rp1,5 triliun dari DPLK Syariah.

" Kita target kecil saja kan dana pensiun setorannya juga kecil, target Rp1,5 triliun hingga akhir 2018," kata Sulis.

(Sah)

 

Beri Komentar