Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bank Muamalat Meluncurkan DPLK Syariah Muamalat. (Foto: Dream.co.id/Ilman Nafian)
Dream – PT Bank Muamalat Tbk meluncurkan program dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) Syariah. Bank Muamalat menyebut DPLK Syariah merupakan program pengelolaan investasi di hari tua secara syariah.
Presiden Direktur Bank Muamalat, Achmad K. Permana, dalam Puncak Milad ke-16 Tahun Bank Muamalat di Muamalat Tower, Jakarta, Jumat, 4 Mei 2018, mengatakan DPLK Muamalat secara syariah ini sudah berdiri sejak tahun 1997. Lembaga ini diperbaharui berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Peraturan OJK Nomor 33/POJK).05/2016.
" Kami akan terus mengedukasi masyarakat tentang investasi untuk masa pensiun, terutama sebagai satu-satunya yang secara penuh beroperasi secara syariah," ujar Permana.
Permana menjelaskan, DPLK Syariah Muamalat telah menawarkan produk atau perusahaan pengelola dana syariah penuh (full fledge). Skema penempatan dana kelolaan DPLK dibagi atas deposito dengan porsi 62 persen, sukuk 28,5 persen, reksadana 7 persen dan saham 2,5 persen.
DPLK Syariah Muamalat ini akan fokus membidik segmen nasabah korporasi memiliki dua produk yakni, program pensiun iuran pasti (PPIP) bernama 'Pensiun Terencana Muamalat (PTM) dan program pensiun untuk kompensasi pesangon (PPUKP) bernama 'Pensiun untuk Pesangon Terencana Muamalat (PPTM)'.
Direktur DPLK Syariah Muamalat, Sulistyowati mengatakan, dari Januari - Maret 2018, pihaknya telah mengumpulkan dana Rp1,3 triliun dengan target pertumbuhan 20 persen di akhir tahun. Mereka mengincar dana sebesar Rp1,5 triliun dari DPLK Syariah.
" Kita target kecil saja kan dana pensiun setorannya juga kecil, target Rp1,5 triliun hingga akhir 2018," kata Sulis.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya