Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Shutterstock
Dream - Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) bertekad terus mendorong pertumbuhan Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) nasional yang saat ini terhimpit tekanan pembatasan akibat pandemi Covid-19. Upaya ini dilakukan salah satunya dengan menggelar event Muslim Life Fair yang akan berlangsung pada akhir Maret 2022 mendatang.
Ketua KMPI, Rachmat Surtanas Marpaung mengatakan pameran Muslim LifeFair yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta merupakan salah satu bentuk kontribusi pengusaha muslim dalam upaya pemulihan ekonomi di tanah air.
" Sekaligus mendorong Indonesia untuk menjadi produsen halal terbesar dunia di tahun 2024, sesuai arahan pemerintah," jelas Rachmat dalam press conference, Kamis, 9 Maret 2022 di Jakarta.
Menurut Rachmat, pandemi Covid-19 membuatnya bisa melihat semangat dari pengusaha UMKM dalam memajukan ekonomi meski di tengah pandemi.

Sebanyak 195 exhibitor dari berbagai daerah di Indonesia yang terdiri dari UMKM industri halal dan Islami direncanakan akan hadir dan menampilkan produk terbaiknya. Para exhibitor itu bergerak mulai dari bisnis modest fashion, islamic education, hobbies and communities, islamic book & publisher, halal travel, kuliner halal, beauty pharmaceutical hingga herbal.
Tekanan pandemi Covid-19 pada pelaku UMKM juga diungkapkan Chief Business Officer Alami Group, Bembi Juniar yang melihat adanya penurunan kinerja.

" Dengan adaptasi UMKM di masa pandemi, kita ingin mensupport, tumbuh bersama, dan bisa beradaptasi di tengah pandemi ini,” ujarnya.
Semangat dan antusiasme para pengusaha muslim tanah air ini akan mampu mendorong pertumbuhan industri produk halal di tanah air, dan menjadi salah satu sektor unggulan di tengah pandemi.

" Sebagai seorang muslim, kita semua diwajibkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Berbagai upaya bisa kita lakukan bersama-sama untuk mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas dari produk industri halal, agar memiliki daya saing tidak hanya di tanah air namun juga di pasar global," tambah Bembi.

Dengan tingginya animo masyarakat terhadap kebutuhan produk halal, Muslim LifeFair diharapkan bisa menamping sebanyak 30 ribu pengunjung dalam kegiatan pameran selama 3 hari yang digelar mulai 25 Maret hingga 27 Maret 2022.
Penyelanggara Muslim LifeFair memastikan event ini berlangsung dengan aman serta mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan kebijakan yang berlaku.(Sah)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
